Hainan Larang Mobil Bensin 2030, Jadi Percontohan Kendaraan Listrik
Hainan larang penjualan mobil bensin mulai 2030, target 45% EV. China uji coba elektrifikasi di provinsi kepulauan dengan insentif & kemandirian energi 54%.
Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—DPC PDIP Bantul menilai pemerintahan Bantul yang dipimpin oleh Abdul Halim Muslih dan Joko Purnomo telah berjalan baik. Oleh karena itu, PDIP Bantul berharap kerja sama yang saat ini ada tetap bisa dilanjutkan.
"Untuk itu kami dari PDIP menghormati, takdim dengan pak Halim sebagai bupati. Tapi, kan tidak mungkin, kalau PDIP itu namanya berangan-angan, berandai-andai sendiri. Nah terkait itu, njenengan bisa bertanya kepada pak Halim," kata Ketua DPC PDIP Bantul yang juga Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo, Selasa (28/5/2024).
"Kalau bagi PDIP sesuatu yang baik harus tetap dipertahankan. Tapi kami enggak tahu bagi seorang pak Halim. Prinsip kita berjalan bersama siap, seandainya nanti PDIP ditinggal, kami juga siap, enggak papa," tandas Joko.
Oleh karena itu, saat ini, Joko mengaku PDIP Bantul terus melakukan komunikasi dengan sejumlah partai dan calon yang rencananya akan maju pada Pilkada Bantul. Untuk calon yang diusung oleh PDIP Bantul, Joko menyatakan, PDIP mengedepankan kader partai yang memiliki prestasi.
"Bagi PDIP Bantul itu tidak harus nomer satu ya. Tidak harus bupati. Bisa Bupati, bisa wakil bupati. Karena kita ini kerja sama, jadi nomer satu nomor dua jika komitmen itu dibangun tidak ada masalah, kok. Jadi masalah itu kalau salah satu tidak komitmen," kata Joko.
BACA JUGA: Pilkada Sleman, Anggota DPR RI Sukamto Ikut Berebut Rekomendasi di PDI Perjuangan
Menurut Joko, selama ini kerja sama PDIP, PKB, PAN dan Demokrat yang mengusung pasangan Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo pada Pilkada 2020 lalu telah berjalan dengan baik. Oleh karena itu, sampai saat ini, PDIP Bantul tetap hormati kerja sama yang sudah terbangun.
"Di sisi lain, kita juga sudah bangun komunikasi dengan beberapa partai di Bantul," ungkapnya.
Joko berharap ke depan, kerja sama yang saat ini bisa dilakukan oleh mayoritas partai. Karena dengan kerja sama, itu akan jadi pembagian kerja yang jelas, pembagian hak-hak partai yang kerja sama.
"Agar kita bisa wujudkan Bantul projotamansari yang harmonis. Kuncinya adalah komitmen kerja sama dilakukan, maka tidak ada masaah. Tapi jika komitmen kerjasma itu dilanggar ya jadi masalah. kita akan akrab lagi dengan partai partai lagi," ucap Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hainan larang penjualan mobil bensin mulai 2030, target 45% EV. China uji coba elektrifikasi di provinsi kepulauan dengan insentif & kemandirian energi 54%.
Kasus anak di Pleret mendapat perhatian DPRD Bantul. Proses hukum, pendampingan psikologis, dan perlindungan korban diminta berjalan optimal.
Progres pembangunan Gedung DPRD DIY mencapai 81,7 persen. Sultan HB X meminta desain lebih aman, ergonomis, dan ramah bagi masyarakat.
Pemkab Bantul mengusulkan enam ruas jalan diperbaiki melalui Inpres Jalan Daerah untuk mempercepat revitalisasi di tengah keterbatasan anggaran.
Rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif dan melemah ke Rp18.060-Rp18.110 per dolar AS dipicu sentimen geopolitik dan fiskal domestik.
enginap di sebuah hotel kini bukan lagi sekadar mencari tempat untuk beristirahat. Wisatawan juga mencari pengalaman yang hangat, personal, dan memiliki cerita.