Cahya Supriadi Perkuat Timnas Indonesia, PSIM Jogja Dukung Penuh
Kiper PSIM Jogja Cahya Supriadi resmi dipanggil memperkuat Timnas Indonesia di ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 usai menerima surat dari PSSI.
Kapolda DIY Irjen (Pol) Suwondo Nainggolan bersama dengane sjumlah pemuka agama. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Diskusi lintas agama bertajuk Pemuka Agama dalam Mendorong Rekonsiliasi Pascapilpres 2024 akan digelar di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Gondokusuman Kota Jogja pada Rabu (5/6/2024). Diskusi lintas agama ini rencananya akan dihadiri Kapolda DIY Irjen (Pol) Suwondo Nainggolan sebagai pembicara kunci serta perwakilan tokoh lintas agama seluruh DIY.
Koordinator Acara Paulus Kristriyanto menjelaskan diskusi tersebut awalnya akan digelar secara terbatas untuk kalangan jemaah Kristen di DIY. Akan tetapi setelah melalui berkonsultasi dengan pemuka agama seperti PWNU DIY serta kepolisian, kemudian mendapat usulan menjadi diskusi lintas agama. Tujuan dari diskusi tersebut adalah memberikan motivasi rekonsiliasi agar tidak terjadi lagi gesekan di akar rumput usai Pilpres 2024 ini.
BACA JUGA : Forum Warga Nahdliyin DIY Bakal Wujudkan Islah Yenny Wahid dengan Cak Imin
"Rencananya Bapak Kapolda DIY akan menjadi keynote speech dan Peter Suwarno pengajar di Arizona State University Amerika Serikat serta Leonard Chrusostomos Epafras dari Filsafat UGM. Dari awalnya untuk internal, diskusi ini berkembang menjadi lintas agama dengan semangat yang sama yaitu untuk persatuan dan kesatuan," katanya Kamis (30/8/2024).
Ia mengatakan motivasi rekonsiliasi tersebut perlu dilakukan karena pada November 2024 mendatang akan digelar Pilkada serentak. Harapannya tidak ada lagi gesekan di akar rumput. Acara lintas agama dengan menghadirkan seluruh pemuka agama di DIY menjadi penting agar saling menyadari peran penting dalam menjaga kerukunan pasca Pilpres. Sehngga tidak bergejolak saat pada Pilkada November 2024 nanti.
"Karena fakta di lapangan gesekan tersebut dirasakan masih ada dan membuat kerenggangan dalam setiap hubungan bahkan hubungan di internal umat beragama sendiri dan antar warga di kampung," ujarnya.
BACA JUGA : Haedar Nashir: Yang Menang Jangan Jumawa, yang Kalah Harus Legowo
Ketua Panitia Diskusi Panel, Joko Pamungkas, menambahkan acara diskusi mulai pukul 16.30 WIB dan selesai pada pukul 20.00 WIB. Ia memastikan diskusi akan diskors saat memasuki waktu salat dan panitia sudah menyediakan tempat bagi peserta muslim. "Kami berharap dalam diskusi ini bisa semakin mengakrabkan antarumat beragama di DIY," ujarnya.
Peter Suwarno memastikan akan hadir dalam diskusi tersebut dan terbang langsung dari Arizona Amerika Serikat untuk berbagi pengalaman menangani situasi pasca Pilpres. Sebab di Amerika ternyata situasinya sama hampir sama dengan Indonesia. "Di grassroot Amerika, kondisinya juga sama," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kiper PSIM Jogja Cahya Supriadi resmi dipanggil memperkuat Timnas Indonesia di ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 usai menerima surat dari PSSI.
Kejagung menyiapkan kantor sementara dan pejabat struktural untuk operasional tujuh Kejari baru yang dibentuk melalui Perpres Nomor 40 Tahun 2026.
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Kuasa hukum Raudi Akmal menilai sejak awal tidak ada dua alat bukti yang cukup usai PN Sleman mengabulkan sebagian praperadilan.
Polresta Jogja mulai memeriksa lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 korban anak.
Sekolah Nasional Terintegrasi mulai berjalan di 17 kabupaten/kota pada tahun ajaran 2026-2027 untuk memperluas pemerataan mutu pendidikan.