Indomaret Yogyakarta Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2
Peluncuran implementasi sertifikat elektronik oleh BPN DIY di Hotel Malioboro, Jumat (31/5/2024)./Harian Jogja-Alfi Annissa Karin
KULONPROGO—BPN Kulonprogo bersama kabupaten lainnya di DIY baru saja meluncurkan implementasi sertifikat elektronik pada 31 Mei 2024 lalu. Melalui kegiatan ini, seluruh pelayanan BPN yang berkaitan dengan pertanahan dilakukan secara digital.
Kepala Kantor Pertanahan Kulonprogo Anna Prihaniawati menyebut sejatinya implementasi sertifikat tanah elektronik telah dilaksanakan di wilayahnya sejak bulan lalu.
Sejauh ini baru bangunan milik pemerintah yang didorong untuk memiliki sertifikat elektronik. "Kami sudah ada 124. Belum banyak memang karena masih banyak masyarakat yang lebih senang dengan sertifikat hard copy," ujar Anna, Senin (3/6/2024).
Meski baru hitungan hari diluncurkan, Anna memastikan pihaknya terus melakukan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya kepemilikan sertifikat elektronik. Selain untuk mencegah mafia tanah dan sengketa tanah, sertifikat elektronik juga dapat mencegah sertifikat hilang ataupun rusak.
Pemilik juga tetap bisa melihat sertifikatnya melalui aplikasi Sentuh Tanahku. Kantor Pertanahan Kulonprogo juga telah menyosialisasikan kepada lembaga yang kerap bersinggungan, misalnya PPAT dan Pemkab Kulonprogo.
"Sudah mulai kami coba dari awal tahun. Dengan Pemda Kulonprogo, BKAD, Dispentaru, Dinas PU, mereka kan banyak yang mensertifikatkan tanah. Mulai belajar dengan elektronik, kami sudah pelatihan juga ke mereka," imbuhnya.
Anna memasang target setidaknya tahun ini 10.000 sertifikat elektronik mampu diterbitkan. Baik masyarakat yang melakukan alih media ataupun pendaftaran pertama. "Kami mengajak masyarakat untuk selalu mendaftarkan sertipikatnya sendiri jangan melalui kuasa. Kami meyakinkan masyarakat, sertifikat elektronik ini aman dan bisa dilihat melalui aplikasi Sentuh Tanahku."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2
Banjir di Sintang Kalimantan Barat putuskan 13 jembatan gantung. Ribuan warga terdampak, distribusi bantuan terkendala.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League. Laga penentuan lawan Arema FC jadi kunci di pekan terakhir.
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Garebeg Besar Jogja digelar sederhana. Sultan HB X sebut penghematan jadi alasan, tanpa kurangi nilai sakral.
UMKM berpeluang dapat diskon 50% biaya e-commerce. Simak syarat lengkap dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman.