Advertisement

Hidupkan Jogja Sisi Selatan, Dispar Jogja Kembali Gelar Pawai Alegoris

Alfi Annisa Karin
Rabu, 05 Juni 2024 - 23:47 WIB
Abdul Hamied Razak
Hidupkan Jogja Sisi Selatan, Dispar Jogja Kembali Gelar Pawai Alegoris Suasana Pasar Minggon di Taman Wisata Code, beberapa waktu lalu. (IST - Kelurahan Cokrodiningratan)

Advertisement

Harianjogja.com, UMBULHARJO—Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Jogja kembali menggelar Pawai Alegoris bertajuk "Harmony in Old Mataram" pada Sabtu (8/6/2024).

Pawai tersebut menghadirkan berbagai atraksi seni dan budaya yang merupakan visualisasi dari 10 situs bersejarah di Kotagede. Rute pawai akan bergerak mulai dari Jalan Kemasan dan berakhir di Jalan Mondorakan.

Advertisement

Tim Kreatif Pawai Alegoris Harmony in Old Mataram Hendi Setio Yulianto menuturkan Pawai Alegoris salah satu upaya menghidupkan wisata Kota Jogja bagian selatan. Tahun ini merupakan gelaran Pawai Alegoris keempat kalinya. 

BACA JUGA: Penjabat Walikota Jogja Sebut Saba Kemantren Bisa Jadi Paket Wisata Menarik

Menurutnya, di sekitar wilayah tersebut tersimpan destinasi wisata minat khusus, sehingga diperlukan berbagai upaya untuk mempromosikannya. Selama Pawai Alegoris digelar kunjungan wisatawan di Jogja bagian selatan terbilang meningkat.

"Ada peningkatan pasca event, harapannya event ini bisa dilanjutkan oleh teman-teman di wilayah tersebut untuk melakukan branding selanjutnya," ujar Hendi saat jumpa pers di Balai Kota Jogja, Rabu (5/6/2024).

Ada berbagai situs yang coba ditampilkan pada kegiatan ini. Misalnya, Situs Manukberi, Bokong Semar, Padas Temanten, hingga Situs Watu Gajah atau Sungai Gajah Wong. Ada juga Situs Nogobondo, Beteng Peleman, Watu Gilang, Sumur Retno Dumilah, dan berbagai situs lainnya.

Hendi menyebut, Pawai Alegoris sengaja mengambil fokus kegiatan di Kotagede. Alasannya, Kotagede menjadi satu dari tiga lokasi yang branding atau promosinya digencarkan.

"Ada Kotabaru, Pakualaman, dan Kotagede. Harapannya, Kotabaru sudah mulai banyak dilaksanakan kegiatan, Pakualaman juga sudah mulai diujicobakan untuk kegiatan. Kami yang kebagian Kotagede ini mencoba memperkenalkan kembali tentang pariwisata di sekitaran Kotagede," ungkapnya.

Kabid Pemasaran Pariwisata Dispar Kota Jogja Sri Arika Wahyuningsih menyebut Pawai Alegoris diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, sehingga turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Menurutnya, pemilihan lokasi di Kotagede sangat tepat. Sebab, Kotagede punya banyak destinasi wisata dan daya tarik yang terkenal.

Dari sisi produk ekonomi kreatif, Kotagede punya berbagai potensi. Misalnya, kuliner kembangwaru, kipo, dan ukel yang menjadi salah satu daya tarik yang memiliki nilai otentik dan kelokalan.

"Produk wisata, termasuk destinasi dan cerita di baliknya serta ekosistem kuliner akan dijaga dengan baik. Agar para wisatawan mengapresiasi dan membeli produk-produk tersebut. Dampaknya, akan ada peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat," ungkapnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop

Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop

News
| Sabtu, 04 April 2026, 15:57 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement