DPK Kota Jogja Luncurkan Amarta, Edukasi Warga Rawat Arsip Keluarga
DPK Kota Jogja mengenalkan layanan Amarta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menyelamatkan dan mengelola arsip keluarga.
Tangkapan layar kondisi sampah berserakan di parkiran Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (9/6/2024)- / Harian Jogja - Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL--Pemandamngan sampah berserakan di pelataran Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul pada Minggu (9/6/2024). Kondisi tersebut terjadi setelah acara salawatan yang digelar di tempat itu yang menghadirkan Habib Syech bin Abdul Qadir pada Sabtu (8/6/2024) malam.
Sampah bersrakan ini viral di media sosial. Dari pantauan tampak sampah berserakan di berbagai sisi di parkiran timur dan utara SSA. padahal pada Minggu pagi lokasi tersebut digunakan oleh masyarakat untuk aktiviats olahraga.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul, Bambang Purwadi Nugroho menyampaikan sampah yang berserakan di sana menjadi tanggung jawab pengelola SSA dan pantia pelaksana acara pengajian.
"Sampah SSA itu menjadi tanggungjawab pengelola SSA dan panitia pelaksana penyelenggara," katanya, Minggu (9/6/2024)
Meski begitu, menurut Nugroho pihaknya mengimbau agar penyelanggara acara serupa dapat memperhatikan sampah yang dihasilkan dari penyelenggaraan kegiatan. Dia mengimbau agar setiap penyelenggara kegiatan menyiapkan tempat sampah dan mengimbau agar pengunjung membuang sampah pada tempatnya.
"Setelah kegiatan, pengunjung dapat membuang sampah pada tempat sampah yang disediakan," katanya.
BACA JUGA: Bantul Perluas Gerakan 5.000 Jugangan untuk Olah Sampah Organik
Selain itu, menurut Bambang, penyelenggara dapat bersurat ke DLH Bantul untuk disediakan tempat sampah dan petugas kebersihan disana.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Nugroho Eko Setyanto mengakui sampah tersebut menjadi tanggungjawab Disdikpora Bantul selaku penanggungjawab SSA. Dia mengaku telah mengkomunikasikan dengan DLH Bantul untuk pengolahan sampah tersebut.
"Sampah yang masih ada aman diolah di tempat pengolahan sampah yang ditentukan DLH Bantul," katanya.
Dia pun berharap agar penyelenggara event serupa agar mengimbau peserta mengurangi sampah dan mengumpulkan sampah yang dihasilkan dari kegiatan. Sehingga tidak ada sampah yang menumpuk setelah selesainya kegiatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPK Kota Jogja mengenalkan layanan Amarta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menyelamatkan dan mengelola arsip keluarga.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 11 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jadwal lengkap Palur-Yogyakarta dan tarif KRL Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 11 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur dan tarif Rp8.000.
Sopir taksi online berinisial ARA ditahan setelah dilaporkan atas dugaan pelecehan terhadap penumpang perempuan di Jakarta Barat.
Nusron Wahid menyebut integrasi data dan percepatan pelayanan pertanahan dapat mempersempit celah mafia tanah.
KAI Daop 6 Yogyakarta menyediakan Wi-Fi gratis di 33 stasiun dengan kecepatan hingga 400 Mbps. Simak daftar stasiun yang mendapat fasilitas