Gedung Baru Kelurahan Tegalpanggung Disiapkan Jadi Ruang Warga
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo meminta Gedung Kelurahan Tegalpanggung tak hanya melayani administrasi, tetapi juga menampung aktivitas warga.
Ilustrasi Hotel- Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bantul tidak menargetkan okupansi kamar hotel yang muluk pada momen libur sekolah tahun 2024, yaitu di angka 75%. Hal itu lantaran segmen wisatawan selama libur sekolah sebagian besar pelajar.
Ketua PHRI Bantul, Yohanes Hendra menyampaikan target okupansi hotel selama momen tersebut sekitar 75%. Target tersebut sama dengan okupansi yang dicapai hotel Bantul pada momen libur sekolah tahun lalu.
BACA JUGA : Libur Long Weekend, Kunjungan Wisata dan Okupansi Hotel di Sleman Meningkat
Kunjungan wisatawan pelajar akan meningkat selama momen libur sekolah, sementara kunjungan wisatawan masyarakat umum tidak naik signifikan. Alasannya selama momen libur sekolah, masyarakat umum tetap bekerja lantaran tidak ada libur nasional di sela-sela libur sekolah tersebut. "Sehingga momen libur sekolah hanya untuk anak sekolah, pekerja kan tidak libur," katanya, Selasa (11/6/224).
Hendra memperkirakan wisatawan yang menginap di Bantul pada momen tersebut masih berasal dari wisatawan domestik, sebagian besar dari Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur. Reservasi hotel pun diperkirakan akan meningkat menjelang dimulainya momen libur sekolah atau sekitar akhir Juni 2024.
Dia memperkirakan wisatawan pun tidak akan lama tinggal di Bantul. Hal itu lantaran length of stay atau lama tinggal wisatawan menginap di Bantul masih 1 hari. Pilihan hotel dan homestay yang ada di Bantul masih terbatas menjadi penyebab lama tinggal wisatawan masih rendah.
Menurutnya beberapa wisatawan yang berkunjung ke Bantul masih akan mempertimbangkan Sleman dan Kota Jogja sebagai tempat menginap lantaran pilihan penginapan yang ada lebih banyak. Meski begitu, dengan momen libur sekolah sekitar dua minggu, Hendra berharap lama tinggal wisatawan dapat lebih lama dari perkiraannya.
BACA JUGA : Okupansi Hotel di DIY Diprediksi Capai 100 Persen di Hari Kedua Libur Lebaran 2024
Selain itu, dia pun memperkirakan penjualan resto-resto di Bantul akan meningkat selama momen libur sekolah. Tren wisatawan dari daerah lain untuk mencicipi menu masakan dari restoran lokal dinilai akan terjadi pula saat momen libur sekolah tersebut. Dia menuturkan hotel dan restoran di Bantul saat ini tengah mempersiapkan berbagai promo untuk momen libur sekolah tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo meminta Gedung Kelurahan Tegalpanggung tak hanya melayani administrasi, tetapi juga menampung aktivitas warga.
Disdag Kota Jogja menemukan Minyakita dijual Rp21.000 per liter di Pasar Giwangan sebelum pedagang mendapat pembinaan.
Oman dan Iran membahas kebebasan navigasi Selat Hormuz di tengah negosiasi Iran-AS dan potensi pelonggaran sanksi minyak.
Pasangan pengantin di Bekasi rugi Rp85,5 juta usai diduga menjadi korban penipuan wedding organizer yang kabur jelang resepsi pernikahan.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat
Antrean penyeberangan saat libur Iduladha 2026 diprediksi naik hingga 20%, terutama di lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.