Parkir QRIS di Bantul Belum Berjalan, Dishub Masih Siapkan Sistem
Penerapan parkir QRIS di Bantul belum direalisasikan. Dishub masih mematangkan aplikasi, koordinasi dengan BPD DIY, dan kesiapan juru parkir.
Lokasi pembangunan beach club Gunungkidul. /Harian Jogja-AndreasYuda Pramono.
Harianjogja.com.JOGJA—Artis papan atas Raffi Ahmad mundur dari keterlibatan dan investasi pembangunan beach club di Pantai Krakal Gunungkidul. Walhi Jogja mengapresiasi langkah tersebut, namun harus tetap dikawal karena masih memungkinkan proyek pembangunan tersebut berjalan.
Deputi Direktur Walhi Jogja Dimas R Perdana mengapresiasi kesadaran masyarakat untuk mengawal proyek beach club tersebut sampai Raffi Ahmad menyatakan mundur. Hanya saja menurut dia rencana pembangunan beach club itu merupakan konsorsium dan banyak pihak yang terlibat, bukan hanya Raffi Ahmad seorang saja.
"Yang perlu diingat Raffi hanya bagian dari investasi itu, ketika dia mundur belum tentu pembangunannya batal. Makanya harus dicermati soal pembangunannya, harusnya proyek yang dibatalkan dan kami akan kawal bersama jaringan lain," kata Dimas.
Menurut dia, dari kajian awal yang dilakukan Walhi Jogja rencana pembangunan beach club yang berlokasi di Pantai Krakal itu bakal berpotensi merusak kawasan karst dan aktivitas di sana bakal mengganggu ekosistem aliran air dan habitat banyak hewan. Maka, Pemkab Gunungkidul harus benar-benar memastikan agar rencana itu dikaji ulang.
"Di sana masyarakat sudah kesulitan air, air banyak tapi aksesnya susah, agar air tetap aman di sana itu perlu bentuk karts yang stabil. Ketika dipotong atau dikurangi akan berpengaruh terhadap ketersediaan air yang bisa dimanfaatkan masyarakat," katanya.
Sebelumnya Raffi Ahmad memberikan klarifikasi lewat video secara resmi melalui akun Instagramnya @raffinagita1717 Selasa (11/6/2024) malam. Raffi mengatakan jika memang proyek beach club tersebu dinilai menimbulkan kerugian bagi masyarakat, maka ia secara tegas menarik diri dari poyek beach club Gunungkidul. Raffi tidak ingin bisnisnya menimbulkan dampak kerugia bagi masyarakat.
"Jika hal ini memang belum memberikan manfaat dan dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat dan lingkungan saya akan menarik diri dari proyek ini dan saya berharap pernyataan yang saya sampaikan dapat memberikan kejelasan terkait berita ini. sekali lagi terima kasih," ucapnya.
Raffi memahami kekhawatiran masyarakat terkait proyek beach club Gunungkidul yang dinilai belum sesuai dengan aturan yang berlaku. Ia sangat memahami kekhawatiran masyarakat sehingga harus menarik diri dari keterlibatan proyek.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penerapan parkir QRIS di Bantul belum direalisasikan. Dishub masih mematangkan aplikasi, koordinasi dengan BPD DIY, dan kesiapan juru parkir.
Argentina menang 3-1 atas Yordania di Piala Dunia 2026. Messi cetak rekor dan La Albiceleste juara Grup J sempurna.
Harga pangan 28 Juni 2026 fluktuatif. Cabai rawit Rp69 ribu/kg, bawang dan daging masih tinggi menurut data PIHPS BI.
Ducati meluncurkan Panigale V4 Márquez 2025 edisi juara dunia MotoGP, hanya 293 unit dengan komponen premium dan desain eksklusif.
Tiket konser comeback BIGBANG ludes 22 menit. Tur dunia 2026–2027 termasuk Jakarta, menandai 20 tahun debut mereka.
Apple dikabarkan melobi pemerintah AS untuk akses chip CXMT di tengah krisis pasokan memori akibat lonjakan permintaan AI global.