3 ASN Jayawijaya Ditembak KKB, Haedar Minta Warga Dilindungi
Tiga ASN Jayawijaya tewas ditembak KKB. Haedar Nashir meminta TNI-Polri dan pemerintah memperkuat perlindungan warga di Papua.
Foto ilustrasi daging kurban. /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bantul mengimbau kepada panitia penyembelihan hewan kurban menggunakan wadah yang ramah lingkungan untuk membagikan daging kurban. Penggunaan wadah ramah lingkungan tersebut dilakukan meminimalkan sampah yang diproduksi selama Iduladha.
“Terkait dengan tempat [wadah pembagian] daging, jangan menggunakan plastik tetapi bisa dengan besek atau wadah lain yang dapat mengurangi sampah yang ada di masyarakat,” ujar Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Kantor Kemenag Bantul, Sugito, Jumat (14/6/2024).
Imbauan tersebut telah disampaikan kepada masyarakat dan jemaah di Bantul melalui berbagai kesempatan melalui penyuluh agama di Bantul. Dengan begitu, dia berharap timbunan sampah yang dihasilkan dari penyembelihan hewan kurban tidak banyak.
Panitia penyembelihan hewan kurban juga diminta menimbun limbah sisa pemotongan hewan kurban dalam tanah. Penimbunan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penyembelihan lingkungan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul, Joko Waluyo menyampaikan agar panitia penyembelihan hewan kurban menggunakan besek atau daun sebagai wadah daging kurban. Hal itu menurutnya akan mengurangi produksi sampah selama Iduladha.
Dia pun meminta panitia penyembelihan hewan kurban agar memperhatikan prinsi pkebersihan dalam proses penyembelihan tersebut. “Kami berpesan kepada panitia penyembelihan hewan kurban agar membuat jugangan untuk membuang limbah pemotongan dan menggunakan air mengalir untuk mencuci jeroan, jangan mencampur jeroan dengan daging,” katanya.
Penyembelihan hewan kurban akan diselenggarakan pada 2.208 titik di Bantul. Pihaknya akan menerjunkan 150 petugas untuk memantau kesiapan proses penyembelihan hewan di tempat-tempat penyembelihan tersebut.
Dia menuturkan untuk memenuhi kebutuhan daging kurban, telah disiapkan 15-16 ribu ekor kambing dan domba. Selain itu, ada pula 7 ribu ekor sapi yang disiapkan. Hewan kurban tersebut pun hanya disuplai 10 persen dari Bantul, sisanya didatangkan dari berbagai daerah antara lain Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Lampung.
BACA JUGA : Kemenag Jogja Imbau Masyarakat Tekan Produksi Sampah Selama Iduladha
“Kami mendatangkan [hewan kurban] dari berbagai daerah dan sudah mencukupi kebutuhan,” ujarnya.
Hewan ternak yang masuk ke Bantul telah diperiksa oleh petugas di 10 pos pemantauan kesehatan hewan. Disana telah ada petugas yang memeriksa kesehatan hewan kurban di tempat penampung ternak. Dia pun memastikan ternak yang masuk ke Bantul dalam kondisi sehat dan tidak membawa penyakit zoonosis. “Insyaallah [hewan kurban di Bantul] tidak ada penyakit dan kondisinya aman,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga ASN Jayawijaya tewas ditembak KKB. Haedar Nashir meminta TNI-Polri dan pemerintah memperkuat perlindungan warga di Papua.
Pemerintah menemukan 25 dari 27 merek beras fortifikasi diduga tak sesuai kadar klaim. Simak cara mengenali dan memastikan beras fortifikasi.
Persib menghadapi FC Seoul pada laga pembuka Grup E ACL Two 2026/2027. Sandy Walsh dan Gakuto Notsuda absen, sementara Igor Tolic masih memantau kondisi pemain.
Pemerintah integrasikan CKG dan penanganan TBC. Kota Magelang jadi percontohan layanan rujukan. Simak penjelasan Wamenkes dan Wali Kota Magelang.
Kasus KPK menyoroti HGB. Simak pengertian, jenis tanah, jangka waktu, hingga hal yang perlu diperiksa sebelum bertransaksi.
Googlebook mulai membuka pre-order 21 September 2026. Simak jadwal, vendor pembuat, fitur Gemini, integrasi Android, dan informasi yang belum diumumkan.