Advertisement

Operasi Hernia Pensiunan PNS, Dijamin BPJS Kesehatan

Media Digital
Selasa, 18 Juni 2024 - 12:37 WIB
Abdul Hamied Razak
Operasi Hernia Pensiunan PNS, Dijamin BPJS Kesehatan Jumardi (61), warga Kalurahan Balecatur, Gamping, Sleman. Ia merasakan betul manfaat menjadi peserta JKN. Sakah satunya untuk operasi hernia. Ist

Advertisement

SLEMAN—Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan telah dirasakan oleh keluarga Jumardi (61), warga Kalurahan Balecatur, Gamping, Sleman. Ia merasakan betul manfaat menjadi peserta JKN. Jaminan kesehatan sosial ini tidak hanya untuk berobat rutin saja, tetapi juga bermanfaat dalam proses operasi hernia yang diderita sejak enam bulan lalu.

“Sebagai pensiunan PNS golongan rendah pasti sangat terbantu dengan manfaat yang diberikan oleh Program JKN. Saya mengikuti Program JKN sejak kali pertama menjadi PNS. Berbagai manfaat telah diterima selama menjadi peserta JKN,” katanya saat ditemui di ruang perawatan di Rumah Sakit Queen Latifah, Jumat (14/06).

Advertisement

BPJS Kesehatan terus berupaya dalam meningkatkan program dan pelayanan, salah satunya kemudahan pelayanan bagi peserta yang melakukan pengobatan secara rutin. Kemudahan proses administrasi menjadi poin penting yang terus ditingkatkan guna menunjang keberlangsungan proses pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan. Pemangkasan proses adminitrasi dan penyetaraan layanan terus menjadi perhatian agar peserta merasakan manfaat JKN dengan maksimal.

Terbaru, ia mengatakan memanfaatkan untuk operasi pengangkatan hernia di RS Queen Latifa. Penyakit ini, sambung Jumardi sudah terdeteksi sejak enam bulan lalu, tapi dilakukan pengobatan dengan rawat jalan.

“Hanya saja, saya selama perawatan tidak menunjukkan tanda-tanda membaik. Oleh dokter yang menangani disarankan untuk operasi penangkatan. Saya setuju untuk dilakukan operasi dan berjalan dengan sukses,” katanya.

Selama ini sebagai peserta BPJS Kesehatan, ia merasakan dampak positif. Selain biaya yang terjamin, peningkatan pelayanan di fasilitas kesehatan dan alur administrasinya yang semakin mudah membuat Jumardi dan keluarga merasa terbantu. Tidak hanya itu, Jumadi dan keluarga mengaku Program JKN ini sangat berarti dan meringankan beban dalam hal pembiayaan.

“Saat ini saya masih menjalani rawat inap untuk proses penyembuhan. Pelayanannya baik, ramah dan tidak membeda-bedakan dengan pasien lainnya. Selain itu juga cepat, begitu datang langsung ditangani,” katanya.

Dalam menjaga mutu layanan, kemudahan proses administrasi dan pelayanan terus diupayakan baik oleh BPJS Kesehatan maupun fasilitas kesehatan terkait. Perbaikan layanan terus ditingkatkan salah satunya, penyetaraan layanan. Layanan pemberian informasi kepada peserta juga turut andil menjadi hal yang diperhatikan.

Transformasi mutu layanan dalam BPJS Kesehatan memiliki 3 makna yaitu mudah, cepat dan setara. Mudah yaitu mudah dalam administrasi dengan penggunaan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) maupun kartu digital melalui Aplikasi Mobile JKN dalam mengakses layanan kesehatan. Cepat dalam akses layanan kesehatan dengan menggunaan antrean online pada Aplikasi Mobile JKN sehingga memudahkan peserta ketika akan akses layanan kesehatan. Setara, dalam pelayanan dengan tidak membeda-bedakan peserta antara pasien JKN maupun umum.

“Pengalaman menggunakan jaminan kesehatan sosial ini tidak hanya dirasakan saya sendiri. Pasalnya, sang isteri maupun anak rutin menggunakan untuk berobat ketika sedang sakit. Program JKN sangat membantu untuk pelayanan kesehatan bagi keluarga kami,” katanya.

Jumardi mengungkapkan istrinya termasuk warga yang memiliki riwayat hipertensi. Dikarenakan penyakit ini sempat menjalani proses rawat inap di rumah sakit. “Kami bersyukur semua ditanggung BPJS Kesehatan. Begitu juga saat anak sakit memakainya untuk berobat di layanan kesehatan yang telah ditunjuk,” katanya.

Menurut dia, pelayanan di BPJS Kesehatan sudah bagus. Terlebih lagi, proses juga cepat karena tidak harus menunjukkan kartu kepesertaaan dan sebagai gantinya dengan KTP-el yang dimiliki. Pelayanan yang baik ini harus terus dijaga dan kalau perlu bisa ditingkatkan sehingga yang menggunakan nyaman. (***)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Penarikan Paspor Firli Bahuri, Ditjen Imigrasi Bakal Cek Ulang

News
| Selasa, 16 Juli 2024, 21:17 WIB

Advertisement

alt

6 Destinasi Wisata Alam yang Wajib Dikunjungi di Bogor

Wisata
| Minggu, 14 Juli 2024, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement