Produk Lokal Kuasai 55 Persen Katalog Sociolla hingga Juni 2026
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
Ilustrasi ubur-ubur/Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Wisatawan yang berkunjung ke pantai selatan Jogja diminta untuk mewaspadai serangan ubur-ubur di masa musim liburan sekolah ini. Beberapa waktu belakangan banyak wisatawan yang tersengat ubur-ubur saat bermain di kawasan pantai terutama di Gunungkidul.
Fenomena serangan ubur-ubur kepada wisatawan atau pengunjung kawasan pantai memang kerap terjadi pada saat musim liburan. Terutama anak-anak lantaran merasa hewan tersebut aneh dan unik, sehingga tergerak untuk menyentuh. Padahal risikonya cukup tinggi jika bagian tubuh terkena ubur-ubur itu.
Plt Kepala Sat Pol PP DIY Noviar Rahmad mengatakan, petugas Satlinmas Resque di wilayahnya sudah mulai membersihkan ubur-ubur yang mendarat terutama di Pantai Krakal dan Pantai Kukup. Pada musim libur sekolah ini petugas memang cukup repot lantaran ubur-ubur mendarat dengan jumlah cukup banyak.
BACA JUGA: Pemda DIY Minta Bantuan Jepang untuk Mengatasi Kemacetan Akibat Jalan Tol
"Namun wisatawan memang perlu diberikan pemahaman bahwa ubur-ubur yang di pantai selatan beda seperti yang dilihat dalam film atau TV, karena ubur-ubur pantai selatan bentuknya seperti gel," katanya, Selasa (25/6/2024).
Menurut Noviar, anak-anak memang cukup gemar memainkan ubur-ubur jika mendarat dari laut. Namun jika terpegang biasanya tangan akan panas dan gatal, kondisi ini yang jarang diketahui oleh banyak pengunjung ketika bermain di kawasan pantai.
"Wisatawan biasanya kenal dengan ubur-ubur yang bulat itu ada di laut, bukan itu. Ubur-ubur pantai selatan itu warnanya agak biru ada yang merah dan seperti gel lalu terdapat di pinggir pantai ketika anak-anak bermain di sana tidak mengetahui itu ubur-ubur," ungkapnya.
Petugas Satlinmas, kata Noviar kerap menginformasikan bahaya ubur-ubur kepada wisatawan yang berkunjung ke pantai. Selain itu, petugas di lapangan juga siaga memberikan pertolongan jika terdapat wisatawan yang tersengat ubur-ubur mulai dari pemberian cuka atau alkohol untuk membersihkan.
"Yang baru keluar ubur-ubur-nya itu kemarin baru di daerah Kukup dan Krakal di Gunungkidul, bantul belum sampai. Biasanya bulan Juli dan Agustus mulai ramai, itu hampir merata," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
DPRD Jogja mendorong tiang PJU dimanfaatkan untuk fiber optik dan smart pole guna menata kabel serta meningkatkan PAD.
Menkeu Purbaya menegaskan tak ada pajak baru khusus rumah kontrakan. Penghasilan sewa properti tetap menjadi objek PPh sesuai aturan.
Daftar harga HP ZTE terbaru 2026 mulai Rp999.000, dari Blade A35, Blade A72 hingga Nubia V60 lengkap dengan spesifikasinya
KMP Putri Yasmin terbakar di Selat Lombok. Sebanyak 106 penumpang berhasil dievakuasi menggunakan sejumlah armada SAR.
Minat kuliah lulusan SMA dan SMK di DIY naik menjadi 46%, tetapi 30% calon mahasiswa berasal dari keluarga rentan secara ekonomi.