PSS Sleman Kalah Dua Kali, Bupati Harda Minta Manajemen Segera Berbenah
PSS Sleman kalah dalam dua laga awal Super League 2026/2027. Bupati Harda Kiswaya berharap manajemen segera melakukan pembenahan.
Suasana penyerahan penghargaan kepada perwakilan wajib pajak pada Senin (24/6/2024) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman. /Istimewa - Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Capaian penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaaan (PBB-P2) Sleman hingga Juni 2024 menyentuh angka Rp51 Miliar. Pemkab Sleman memberikan penghargaan kepada perwakilan wajib pajak panutan yang telah melaksanakan kewajibannya sebelum jatuh tempo.
Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman, Elli Widiastuti menjelaskan pada tahun 2024 terdapat 195 wajib pajak selektif PBB P2 yang telah melakukan pembayaran lebih dari Rp 11,7 Miliyar. Selain itu, pelunasan PBB P2 juga telah dilakukan oleh 373 Padukuhan, 12 Kalurahan dan satu Kapanewon. Belum lagi 21 OPD juga yang juga telah membayar PBB P2.
BACA JUGA : Capaian PBB P2 Gunungkidul Menyentuh Rp10,25 Miliar
"Pada hari ini target penerimaan PBB P2 kurang lebih sudah tercapai Rp 51 Miliyar atau 66,61 persen dari target yang telah ditetapkan yaitu Rp 78 Miliyar. Capaian ini sudah sesuai dnegan perencanaan dan pelaksanaan target penerimaan PBB P2 triwulan kedua," kata Elli pada Senin (24/6/2024) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman,
Kendati demikian selain mempercepat penerbitan dan penyampaian SPPT PBB P2, peningkatan pelayanan untuk wajib pajak juga dilakukan dengan memperbanyak loket pembayaran. Loket pembayaran PBB P2 kini bekerja sama dengan berbagai bank, seperti Bank BPD DIY, Bank BNI, Bank Mandiri, Bank BRI Syariah dan Bank BRI untuk mempermudah layanan pembayaran.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengapresiasi kepada para wajib pajak PBB P2 yang telah membayar pajak sebelum jatuh tempo. Pemberian penghargaan ini diharapkan Kustini dapat memotivasi bagi wajib pajak dalam melaksanakan kewajibannya di awal waktu. Pasalnya, ketertiban wajib pajak disebut Kustini menjadi bentuk dukungan bersama untuk pembangunan Kabupaten Sleman yang lebih baik.
BACA JUGA : Permudah Akses Wajib Pajak, BPKPAD Bantul Luncurkan SPPT PBB P2 Elektronik
"Dengan membayar pajak secara tepat waktu, bapak ibu telah turut berpartisipasi dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Sleman. Oleh karena itu, kami sampaikan terima kasih atas dukungan bapak ibu semua," tandasnya.
Kustini tidak memungkiri masih ada beberapa hambatan dalam optimalisasi perolehan PBB P2. Karenanya dia mengajak perangkat kapanewon hingga padukuhan untuk berkolaborasi dalam mengoptimalkan pembayaran PBB P2. Harapannya pembayaran PBB dapat dilakukan sebelum jatuh tempo dan pembangunan Kabupaten Sleman dapat berjalan dengan baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman kalah dalam dua laga awal Super League 2026/2027. Bupati Harda Kiswaya berharap manajemen segera melakukan pembenahan.
Harga emas Pegadaian hari ini, Rabu 23 September 2026, kompak turun untuk Antam, Galeri 24 dan UBS. Simak harga jual dan buyback.
Gerakan Tanam Pertanian Modern Pekalongan baru mencapai 32,5 hektare dari target 2.612 hektare hingga 22 September 2026.
Bahlil Lahadalia menawarkan PLTA Mamberamo Papua kepada investor dengan potensi 23 GW. PLTA Sungai Kayan juga ditawarkan.
SAR menemukan satu korban banjir bandang Solok dalam kondisi meninggal. Dua orang dilaporkan hilang dan pencarian terus dilanjutkan.
Dony Oskaria menegaskan manajer KDKMP bukan pegawai BUMN meski ditugaskan 2 tahun di bawah Agrinas Pangan dengan biaya pemerintah.