Kasus Gagal Ginjal Sleman Tembus Ribuan, Usia Produktif Dominan
Kasus gagal ginjal di Sleman sepanjang 2025 didominasi usia produktif. Dinkes memperkuat deteksi dini dan pengendalian hipertensi.
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul akan menggelar imunisasi polio pada Selasa, (23/7/2024). Imunisasi ini menyusul kasus polio yang muncul di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah beberapa bulan lalu.
Subkoor Surveilans dan Imunisasi Dinkes Gunungkidul, Sugondo mengatakan sasaran imunisasi polio yaitu mulai dari usia nol hingga kurang dari delapan tahun.
BACA JUGA : Jateng dan Jatim KLB Polio, Vaksin Polio di DIY Digelar Dua Putaran
Pekan Imunisasi Nasional (PIN) polio akan digelar di desa-desa yang ada di delapan belas kapanewon di Gunungkidul. Para petugas berasal dari puskesmas, kader kesehatan, dan lintas sektor. PIN polio akan menggunakan vaksin polio tetes atau oral polio vaccine (OPV).
“Estimasi dari Pemerintah Pusat untuk sasaran imunisasi ada 72.000an. Sasaran polio terus berjalan, karena ada kelahiran baru kan,” kata Sugondo dihubungi Senin, (24/6).
Sebelumnya, Dinkes mencatat bahwa kasus polio di Klaten tidak berdampak terhadap masyarakat Gunungkidul, utamanya Kapanewon Gedangsari yang berbatasan dengan Kecamatan Bayat, Klaten, Jawa Tengah. Adapun Gunungkidul juga bukan wilayah endemik polio. Capaian vaksin juga telah menyentuh angka 95% lebih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus gagal ginjal di Sleman sepanjang 2025 didominasi usia produktif. Dinkes memperkuat deteksi dini dan pengendalian hipertensi.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.