Advertisement
3 Nama Calon Direktur Utama PT Taru Martani Sudah Diserahkan ke Gubernur DIY, Siapa Mereka?
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset DIY Wiyos Santoso saat memberikan keterangan kepada wartawan beberapa waktu lalu (email)
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA - Pemda DIY telah mengerucutkan tiga nama sebagai calon kandidat untuk mengisi jabatan Direktur Utama PT Taru Martani lantaran pejabat sebelumnya tersandung kasus dugaan korupsi. Nama-nama itu telah melalui proses seleksi terbuka dan kini diserahkan ke Gubernur DIY untuk disetujui dan dilantik.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset DIY Wiyos Santoso mengatakan, pihaknya beberapa waktu lalu telah menyerahkan tiga nama kandidat yang akan mengisi jabatan Direktur Utama PT Taru Martani kepada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Nama itu tinggal menunggu persetujuan dari Raja Keraton Ngayogyakarta itu untuk disahkan.
Advertisement
"Sebelumnya mereka sudah dites, wawancara sudah, asesmen di BKD DIY sudah sehingga terpilih tiga nama yang masuk ke Gubernur, nanti tinggal Gubernur yang memilih siapa yang diperintahkan untuk menjabat," katanya, Minggu (30/6/2024).
Hanya saja Wiyos enggan merinci sapa saja tiga nama yang lolos seleksi tersebut. Menurutnya tiga sosok itu punya latar belakang pendidikan dan profesi yang beragam mulai dari akuntansi maupun teknik. Mereka sebelumnya juga pernah menjabat di posisi yang akan dikamar pada perusahaan swasta.
"Rekam jejak setiap kandidat tentu juga kami lacak dan pertimbangkan sehingga mereka lolos ke tahap sekarang," ujarnya.
BACA JUGA: Kantor PT Taru Martani Digeledah Kejati DIY, Terkait Dugaan Korupsi Rp18 Miliar
Wiyos menyebutkan, ditargetkan minggu kedua bulan depan Gubernur DIY sudah memilih satu dari tiga nama itu untuk dilantik sebagai Direktur Utama PT Taru Martani. Hanya saja, setelah dipilih Gubernur pihaknya akan menghubungi kembali nama yang dipilih itu apakah masih berminat atau sudah mendapatkan pekerjaan di tempat yang lain.
"Kami pantau terus agar sewaktu-waktu dipanggil mereka siap dan langsung bekerja," jelasnya.
Selain memilih Direktur Utama yang baru, Pemda DIY sekarang juga tengah mencari sosok komisaris di perusahaan yang bergerak di usaha cerita dan tembakau itu. Sebab George Bungaran Laurence Panggabean yang ditunjuk sebagai komisaris sudah meninggal dunia pada 2022 lalu. Sampai sekarang komisaris hanya dijabat oleh Kepala Kesbangpol DIY Dewo Isnu Broto sekaligus sebagai Plt Direktur Utama.
"Nanti ada komisaris juga karena komisaris independen Pak George meninggal dunia jadi sekalian untuk mengisi posisi itu juga," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement









