Demi Moore Sebut AI Tak Akan Pernah Gantikan Jiwa Seni
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Panewu Sanden Deni Ngajis (topi putih) saat mengecek lokasi pembuangan sampah di lahan pasir, Selasa (2/7/2024)./Istimewa Kapanewon Sanden
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kapanewon Sanden, Bantul meminta kepada DLH Kota Jogja untuk kembali mengambil belasan truk sampah yang saat ini ditempatkan di lahan pasir petani setempat.
Pasalnya, petani lahan pasir awalnya dijanjikan pupuk organik hasil olahan sampah, tapi yang datang justru sampah yang gagal dibuat kompos.
Panewu Sanden, Deni Ngajis Hartono mengungkapkan awalnya ada tawaran dari DLH Kota Jogja terkait dengan kompos hasil olahan sampah ke petani di wilayahnya.
Tawaran itu pun ditanggapi salah satu petani dengan dengan meminta DLH Kota Jogja memasok kompos ke lahan pertaniannya. Alasannya, kata Deni, petani tersebut tidak perlu mengeluarkan sepeser uang pun untuk mendapatkan satu truk kompos. "Awalnya hanya satu petani dan yang datang memang pupuk kompos organik. Lalu, kelompok petani tertarik dan meminta agar dikirimi pupuk kompos," kata Deni, Selasa (2/7/2024).
Saat kedatangan, lanjut Deni, truk DLH Kota Jogja membawa kompos. Namun, dalam perkembangannya pada pengirman selanjutnya, bukan kompos tetapi justru olahan kompos yang gagal dan masih dalam bentuk sampah dikirim ke petani. "Dan, ini sudah kami cek. Tumpukan itu bukan pupuk, tetapi sampah," lanjut Deni.
BACA JUGA: Keren! Forum Bank Sampah Mergangsan Jogja Sulap Sampah Plastik Menjadi Kreasi Fashion
Setelah itu, Deni pun menghubungi Kepala DLH Kota Jogja, Sugeng Darmanto untuk mengambil kembali tumpukan sampah tersebut. "Pihak DLH Kota mengaku sedang mengusahakan dan mengoordinasikan, tapi belum bisa memastikan kapan waktu pengambilannya," jelas Deni.
Menurut Deni, volume sampah yang diletakkan di lahan pasir tersebut cukup banyak. Dia memperkirakan ada belasan truk sampah di tempatkan di lokasi tersebut. "Itu baru Gadingsari lho. Sepertinya masih ada lokasi lainnya," imbuh Deni.
Sementara Kepala DLH Kota Jogja, Sugeng Darmanto enggan mengangkat telepon. Ia hanya mengirimkan pesan via pesan WhatsApp. "Masih koordinasi dengan Sekda," tulis Sugeng dalam pesan singkatnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Pembongkaran SDN Nglarang untuk proyek Tol Jogja-Solo rampung. Lahan kini 100% bebas, proyek masuk tahap penimbunan dan pengecoran.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Perubahan tampak pada pembaruan Grand Vitara, yaitu penyematan Electronic Parking Brake yang menggantikan sistem tuas rem parkir mekanis pada keluaran sebelumny
Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil bahas strategi peningkatan PNBP, swasembada energi, dan listrik desa. Ini target dan datanya.
LBC Hotels Group, yang menaungi 9 unit hotel dan 2 resort ternama di Yogyakarta, kembali menggelar Table Top & Business Gathering #2