Hanya Khusus Penumpang, Stasiun Lempuyangan Jogja Tak Layani Angkutan Barang di 2028
Stasiun Lempuyangan Jogja bakal khusus penumpang. Angkutan barang dipindah ke Brambanan, dengan akses lokal, KRL, dan jarak jauh dipisahkan.
Foto Ilustrasi proses pengolahan sampah dengan output berupa RDF di TPS3R Nitikan di Kota Jogja. Saat ini Pemkab Bantul mengupayakan pengelolaan sampah serupa salah satunya di TPST Modalan, Banguntapan, Bantul. /Harian Jogja-Alfi Annissa Karin
Harianjogja.com, BANTUL—Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Modalan telah mencapai 80%. TPST ini ditargetkan beroperasi pada September 2024 mendatang dan diproyeksikan mampu mengolah 27 ribu KK di Kapanewon Banguntapan.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menyatakan TPST Modalan diproyeksikan mampu mengolah hingga 50 ton sampah per hari. Pengolahan akan dipilah antara jenis sampah organik dan non organik. “Harapannya [TPST Modalan] pada September [2024] sudah siap digunakan," katanya, Selasa (2/7/2024).
TPST Modalan diproyeksikan mampu mengolah sampah dari 27.000 Kartu Keluarga (KK) di Kapanewon Banguntapan. Kapanewon Banguntapan merupakan wilayah sub urban di Bantul, menjadi salah satu wilayah penyumbang sampah terbesar di Bantul.
"Faktor besarnya volume sampah yang dihasilkan Banguntapan karena memang penduduk Banguntapan juga yang terbanyak di Bantul dengan rata-rata pendapatan atau kesejahteraan warga yang juga lebih tinggi dibanding wilayah lain," ujarnya.
Di wilayah sub urban lain, Pemkab Bantul juga membangun TPST Dingkikan, di Kapanewon Sedayu. "Rencananya, akan ada beberapa TPST lain yang dibangun. Calon lokasinya ada. Tapi belum definitif,” katanya.
Rencana pembangunan TPST lain merupakan antisipasi Pemkab Bantul karena pada beberapa tahun mendatang diperkirakan volume sampah Bantul akan terus bertambah. "Terlebih, Bantul adalah daerah hilir yang menampung sampah dari kabupaten lain," ujarnya.
Pemkab Bantul memilih membangun TPST dan ITF sebagai basis pengolahan sampah, di antaranya menjadi pupuk organik atau disalurkan ke industri recycle. Oleh karena itu sampah yang ditampung ti
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stasiun Lempuyangan Jogja bakal khusus penumpang. Angkutan barang dipindah ke Brambanan, dengan akses lokal, KRL, dan jarak jauh dipisahkan.
Krisna Septiana lolos final kayak tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski finis peringkat 15 pada semifinal.
Polisi memperluas pemeriksaan kasus dugaan pungli food truck di Alkid Jogja. Hingga 30 September 2026, 14 orang telah dimintai keterangan.
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.
Jalur pendakian Torean dan Senaru Gunung Rinjani masih ditutup sementara setelah kebakaran berdampak pada 1.098,75 hektare kawasan.
Dugaan politik uang Pilur Panggungharjo belum dapat disimpulkan. Bawaslu Bantul meminta penanganan mengacu regulasi Pilur.