UMKM Kota Jogja Harus Naik Kelas Lewat Ruang Promosi
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.
Ilustrasi lokasi Gua Cerme./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Tahun ini, Pemkab Bantul merancang masterplan pengembangan objek wisata Gua Cerme di Kapanewon Imogiri.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata (Dispar) Bantul, Yuli Hernadi menyampaikan saat ini masterplan Goa Cerme masih dalam tahap pengadaan.
Masterplan tersebut akan dilelang dalam waktu dekat. Meski begitu, Yuli tidak menyampaikan kepastian waktu kapan lelang akan dilakukan.
Meski begitu, menurut Yuli pihaknya menargetkan penggarapan masterplan tersebut akan rampung pada Desember 2024.
Yuli menyampaikan penggarapan masterplan Gua Cerme tersebut dimaksudkan untuk mengembangkan potensi yang ada di sana.
Menurut Yuli, Gua Cerme memiliki potensi alam yang dapat menjadi daya tarik wisatawan. Meski begitu, menurutnya sarana prasarana yang ada disana masih kurang menarik minat wisatawan.
Dia menuturkan penggarapan masterplan Gua Cerme akan dialokasikan dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sekitar Rp500 juta. “Pengembangan lebih lanjut Gua Cerme kami buat masterplan,” katanya, Kamis (4/7/2024).
Dia menuturkan pengembangan wisata Gua Cerme dimaksudkan untuk meningkatkan kunjungan wisata di Bantul.
Selama ini, diakui Yuli, kunjungan wisata masih bertumpu di Pantai Selatan. Padahal, menurutnya, di wilayah lain masih ada beberapa destinasi wisata yang bisa menarik minat pengunjung.
Dia menuturkan pengembangan wisata di Gua Cerme akan dikembangkan pula untuk menjadi pilihan bagi wisata malam hari.
Dia menuturkan pada akhir tahun 2023, Dispar Bantul telah menggagas konsep pengembangan wisata malam dengan menghadirkan kafe di sana. Namun, menurutnya, konsep tersebut belum dapat mendongkrak kunjungan wisata ke sana.
BACA JUGA: Minim Sarpras dan Fasilitas, Gua Cerme Masih Saja Sepi Pengunjung
Dia menuturkan beberapa infrastruktur yang ada perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung ke sana. “Di sana akses jalan yang tidak dapat dilewati bus,” kata dia.
Kemudian, fasilitas yang diberikan bagi wisatawan yang berkunjung ke Gua Cerme juga masih terbatas. Wisatawan hanya dapat menyusuri Gua Cerme dengan berjalan kaki, lantaran tidak ada fasilitas pelampung, meski kondisi dalam Gua Cerme acap digenangi air.
Dia pun berharap ketika telah dikembangkan, Gua Cerme dapat menjadi pilihan wisatawan yang akan berkunjung ke Bantul. “View di sana [Gua Cerme] kalau malam sangat indah sekali bisa melihat Bantul seutuhnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.
Kadin mendorong pembatasan impor selektif untuk produk yang sudah diproduksi di dalam negeri, disertai penguatan investasi dan kapasitas industri.
Rupiah melemah 21 poin ke Rp17.903 per dolar AS. Konflik Timur Tengah, dolar AS, The Fed, dan data domestik jadi sorotan
Hasto Wardoyo mendorong peningkatan kualitas SD negeri di Jogja agar kembali diminati masyarakat dan menjadi pilihan utama orang tua.
Prabowo meresmikan 204 satuan baru TNI pada HUT Ke-81 TNI, termasuk enam Kodam baru di sejumlah wilayah Indonesia.
Harga BBM 5 Oktober 2026 di Pertamina, Shell dan bp masih stabil. Simak daftar harga Pertalite, Pertamax, V-Power Diesel hingga BP Ultimate.