130 Warga Sleman Keracunan Usai Hajatan, Ini Hasil Uji Laboratoriumnya
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Jemaah haji - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Gunungkidul menyampaikan ada satu jemaah asal Kapanewon Panggang, Gunungkidul yang ditinggal di Jeddah, Arab Saudi. Jemaah bernama Samidi, 79 ini masih menjalani perawatan akibat stroke.
Kepala Kankemenag Gunungkidul, Sa’ban Nuroni mengatakan Samidi mengalami stroke setelah mengikuti puncak ibadah haji selesai.
“Informasi terakhir sudah stabil, tapi belum bisa komunikasi secara leluasa,” kata Sa’ban dihubungi, Senin, (8/7/2024).
Sa’ban menyampaikan Kankemenag juga telah menyampaikan situasi ini ke keluarga Samidi. Kankemenag menyerahkan penanganan ke tenaga medis di Jeddah termasuk kepulangannya.
Total jemaah haji asal Gunungkidul, kata dia ada 320 orang. Kecuali Samidi, semua kembali dengan selamat, Minggu, (7/7) malam.
“Ada juga satu jemaah belum selesai menjalani rangkaian ibadah haji, karena dia kan menyusul,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 22 Mei 2026. Berangkat hampir tiap jam dengan tarif Rp8.000, praktis dan hemat.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.