Perusahaan Australia Tanamkan US$350 Juta di Batang
perusahaan asal Australia, Pure Battery Technologies (PBT), berkomitmen menanamkan modal US$350 juta di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang
Maestro batik asal Yogyakarta Iwan Setiawan alis Lek Iwon memandu kegiatan membatik bersama di Lapangan Kenari, Senin (15/7/2024)./Harian Jogja-Alfi Annissa Karin
JOGJA—Puluhan emak-emak yang tergabung dalam PKK dan Dharma Wanita se-Kota Jogja mengikuti kegiatan Membatik Bersama di Lapangan Panahan Kenari, Senin (15/7/2024). Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam Pameran Sentra Industri Kecil Menengah Lokal (Seloka) yang diinisiasi oleh Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Dinkop UKM) Kota Jogja.
Gelaran Membatik Bersama dipandu oleh maestro batik Jogja, Iwan Setiawan atau akrab disapa Lek Iwon. Peserta diajak untuk membatik dengan motif kontemporer. Lek Iwon mengatakan motif batik didominasi oleh tema flora dan fauna seperti bunga, kupu-kupu, hingga love. "Peserta membatik di atas media tote bag," ujar Lek Iwon saat ditemui di Lapangan Panahan Kenari, Senin.
Lek Iwon mengaku sengaja membawakan tema kontemporer. Ini menjadi salah satu cara untuk mendekatkan batik dan menarik antusiasme masyarakat untuk membatik. Motif kontemporer lebih mudah untuk dicanting dan lebih fashionable. Lek Iwon mengatakan, kolaborasi ini diharapkan dapat melahirkan pembatik sekaligus menjadi upaya untuk melestarikan predikat Jogja sebagai Kota Batik Jogja. "Upaya memperkuat Jogja sebagai Kota Batik Dunia tidak efektif kalau hanya lewat seminar. Harus ada aksi, roadshow dari kampung ke kampung," katanya.
Kegiatan Membatik Bersama digelar hingga Selasa (16/7/2024). Lek Iwon sengaja menargetkan ibu-ibu sebagai peserta dengan harapan ilmu yang dia ajarkan kepada para peserta bisa ditularkan kepada anak dan orang-orang terdekat, sehingga ke depan batik khususnya batik tulis terus lestari. "Saya mencoba menghubungkan pemerintah dengan masyarakat agar program pemerintah tepat sasaran. Harapannya event seperti Seloka ini bisa terus konsisten dilaksanakan," katanya.
BACA JUGA: Gali Potensi Ekonomi Lokal, Pemkot Jogja Gelar Pameran Seloka
Kepala Dinkop UKM Kota Jogja, Tri Karyadi Riyanto Raharjo, mengatakan pameran tahun ini merupakan gelaran Seloka yang kedua kalinya. Seloka ini menjadi ajang promosi bagi sentra IKM di Kota Jogja, sekaligus untuk mendekatkan pelaku UKM dengan pembeli.
Kegiatan Seloka ini turut mendorong UKM di Kota Jogja naik kelas, baik dari sisi kemasan hingga kualitas produk. Seloka dilaksanakan hingga Sabtu (20/7/2024).
"Total ada 60 stan produk kuliner maupun kerajinan. Terdiri dari 30 sentra IKM, empat rintisan sentra, Forum Komunikasi UMKM, dan berbagai stan lainnya," ujar Totok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
perusahaan asal Australia, Pure Battery Technologies (PBT), berkomitmen menanamkan modal US$350 juta di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang
Pagar SDN Minomartani 2 di Ngaglik, Sleman, roboh saat jalan santai. Sebanyak 10 warga tertimpa dan dilarikan ke tiga rumah sakit.
Seskab Teddy mendorong anak putus sekolah kembali belajar melalui Sekolah Rakyat. Program ini disebut telah memberi akses pendidikan bagi 43.000 anak.
BGN mewajibkan ompreng MBG mencantumkan batas waktu konsumsi mulai pekan depan untuk memperkuat keamanan pangan dan mencegah keracunan.
Kekeringan kembali melanda Padukuhan Tirto, Kulonprogo. Warga berharap dropping air dan pembangunan sumur bor menjadi solusi jangka panjang.
Polisi menangkap pengedar sabu di Sukoharjo. Sebanyak 23 paket sabu seberat 9,37 gram dan sejumlah barang bukti disita.