Gerak Cepat Pemkab Klaten Pulihkan Pasar Bayat Pascakebakaran
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
Ilustrasi suhu dingin./ stockcake.com
Harianjogja.com, JOGJA—Dalam beberapa hari terakhir suhu di Jogja dan sekitarnya terasa dingin di malam hari maupun di siang hari. Berikut penjelasan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait fenomena alam tersebut.
“Kondisi suhu dingin yang terjadi saat ini merupakan hal yang normal terjadi pada puncak musim kemarau di periode Juli -Agustus 2024,” kata Kepala Kelompok Data dan Informasi Stasiun Klimatologi DIY, Etik Setyaningrum, melalui pesan singkat, Selasa (16/7/2024).
Etik menjelaskan dalam 10 hari terakhir suhu minimum berkisar antara 19-23 derajat celsius dan kelembaban udara 47-51 persen. Diperkirakan kondisi tersebut akan berlangsung hingga Agustus mendatang.
“Hal itu disebabkan karena adanya pergerakan massa udara dari Australia dengan membawa massa udara dingin dan kering tersebut ke Asia melewati Indonesia atau disebut dengan Monsoon Dingin Australia,” jelasnya.
Kemudian hawa dingin juga karena tutupan awan relatif sedikit dan pantulan panas dari bumi yang diterima dari sinar matahari tidak tertahan oleh aman, tetapi langsung terlepas dan hilang ke angkasa. Lalu, kandungan air di dalam tanah menipis, kandungan uap air di udara juga rendah, yang dibuktikan dengan rendahnya kelembaban udara.
Pihaknya mencatat selama periode 2015-2024 suhu minimum yang pernah terjadi mencapai 17 derajat celcius pada tanggal 15 Agustus 2018. Saat ini suhu udara minimum berkisar 19-23 derajat celcius.
BACA JUGA: Siaga Bencana Kekeringan di Gunungkidul Ditetapkan hingga 31 Agustus 2024
Ia mengimbau masyarakat untuk menjaga imunitas tubuh dengan cara mencukupi kebutuhan cairan (menghindari dehidrasi) serta makan dan minum minuman hangat. Pada malam hari disarankan untuk memakai selimut yang tebal.
“Gunakan krim pelembab kulit, supaya kulit tidak terlalu kering,” imbaunya.
Cuaca
Berdasarkan prakiraan BMKG dalam laman bmkg.go.id disebutkan hampir sebagian besar wilayah DIY di lima kabupaten dan kota pada Selasa (16/7/2024) ini diperkirakan cerah
Bantul
Pagi : Cerah, siang : Cerah , Malam : Cerah Berawan, dinihari : Cerah Berawan
Sleman
Pagi : Cerah Berawan, siang : Cerah Berawan, Malam : Berawan, dinihari : Cerah Berawan
Kulonprogo
Pagi : Cerah, siang : Cerah , Malam : Cerah Berawan, dinihari : Cerah
Gunungkidul
Pagi : Cerah, siang : Cerah , Malam : Cerah Berawan, dinihari : Cerah Berawan
Kota Jogja
Pagi : Cerah, siang : Cerah , Malam : Cerah Berawan, dinihari : Cerah Berawan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
Prabowo menyebut realisasi investasi 2025 mencapai Rp1.931 triliun dan menciptakan lebih dari 2,7 juta lapangan kerja.
Macan kumbang turun ke permukiman Batang. BKSDA Jateng mempertimbangkan penambahan kamera trap dan pemasangan rambu-rambu.
Kebakaran Gunung Bromo mencapai 1.069 hektare. Tiga helikopter telah mengguyur 31.000 liter air lewat 16 rit penerbangan.
Prabowo memastikan program Makan Bergizi Gratis atau MBG terus dilanjutkan dengan perbaikan dan efisiensi untuk memenuhi gizi anak Indonesia.
Bagi konsumen yang sedang mencari sepeda motor Honda untuk mendukung mobilitas sehari-hari, berikut sejumlah penawaran istimewa dalam program “Pesta Merdeka”.