Bantul Masih Kekurangan 14 Truk untuk Operasional PSEL Piyungan
Pemkab Bantul menyiapkan 50 truk untuk memasok 250 ton sampah per hari ke PSEL Piyungan. Saat ini Bantul masih kekurangan 14 armada dan menyiapkan lima depo.
Danurejan Expo 2024 yang dimeriahkan dengan berbagai acara dan pameran sejumlah UMKM pada Sabtu (20/7/2024). - Harian Jogja/Yosef Leon
JOGJA—Potensi msyarakat Kemantren Danurejan, Kota Jogja ditampilkan dalam agenda Danurejan Expo 2024 pada Sabtu (20/7/2024) di depan kantor kemantren setempat. Acara yang dimulai sejak pagi hari itu diawali dengan kegiatan senam dan pembagian bendera merah putih dalam menyambut kemerdekaan RI.
Kemantren Danurejan Expo merupakan agenda tahunan yang digelar rutin. Kegiatan ini bertujuan untuk menampung serta menampilkan berbagai potensi yang ada di masyarakat setempat. Beragam acara pun disajikan ke warga untuk memeriahkan kegiatan itu.
Selain menampilkan UMKM kuliner, fesyen dan aksesoris berbagai unit usaha dan layanan yang dibutuhkan warga juga diwadahi pada acara itu. Masyarakat juga diajak untuk terlibat dalam program cek kesehatan gratis, lomba mewarnai dan pentas seni budaya.
Mantri Pamong Praja Kemantren Danurejan Bambang Endro Wibowo menjelaskan, tahun ini pihaknya mengambil tema Sigrak Tumandang Gawe yang mengajak serta semangat warga untuk bahu membahu dalam mengangkat potensi dan kreativitas mereka dalam memajukan wilayah setempat.
"Banyak sekali elemen masyarakat yang kami libatkan ada UMKM, pelaku seni, lansia dan anak-anak. Termasuk sekolah yang ada di wilayah dalam memeriahkan lomba mewarnai," katanya.
Endro menjelaskan, untuk kalangan warga lansia pihaknya menggandeng Puskesmas setempat dalam melakukan pemeriksaan kesehatan. Mereka akan dicek kondisi tekanan darah, asam urat dan gula darah untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kondisi tubuh.
BACA JUGA: Kota Jogja Diusulkan Menjadi Kota Kreatif Dunia
"Pada malam hari nanti Danurejan Expo 2024 juga akan dimeriahkan dengan penampilan seni budaya dan hiburan. Semoga kegiatan ini turut menambah semarak event di Kota Jogja dan meningkatkan perekonomian masyarakat," jelasnya.
Satriyo, salah satu peserta Danurejan Expo 2024 mengapresiasi acara tersebut. Ia mengaku sudah dua kali terlibat dalam kegiatan itu.
Pria yang menawarkan kuliner kekinian pada acara Danurejan Expo 2024 tersebut mengaku usahanya cukup terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.
"Lokasinya juga strategis, pas di pinggir Jalan Hayam Wuruk jadi banyak warga yang penasaran dan akhirnya berkunjung membeli," katanya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul menyiapkan 50 truk untuk memasok 250 ton sampah per hari ke PSEL Piyungan. Saat ini Bantul masih kekurangan 14 armada dan menyiapkan lima depo.
BPS menegaskan masyarakat yang terdaftar DTSEN tidak otomatis menerima bantuan karena penerima ditentukan berdasarkan kriteria program.
DPRD Jogja mendorong layanan shuttle dari berbagai titik menuju Teras Malioboro untuk meningkatkan kunjungan dan menggerakkan UMKM.
Erupsi Anak Krakatau berdampak pada pariwisata Jogja. Sekitar 5%-10% wisman menunda dan membatalkan kunjungan ke DIY.
Trump memerintahkan produk Kanada dihapus dari daftar pengadaan federal AS di tengah perang dagang yang kian memanas dengan Ottawa.
Dua kelompok disabilitas Kulonprogo mendapat bantuan InJourney Airports berupa fasilitas, pelatihan, dan pemberdayaan untuk menopang kemandirian.