Bulan Dana PMI Sleman Tembus Rp1,3 Miliar, Ini Peruntukannya
PMI Sleman berhasil menghimpun Rp1,3 miliar dari Bulan Dana 2026 untuk layanan kesehatan dan kemanusiaan.
Bangsal Sewokoprojo yang selama ini dipakai sebagai kantor DPRD Gunungkidul. Mulai besok, Jumat (2/8/2024), anggota Dewan sudah bisa menempati gedung baru./Harian Jogja-Andreas Yuda Pamungkas
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Mulai Jumat (2/8/2024) besok, para anggota DPRD Gunungkidul dijadwalkan akan mulai berkantor di gedung baru.
Sekretaris DPRD Gunungkidul, Purwono Sulistyohadi menyampaikan bahwa saat ini, sarana-prasarana Dewan yang ada di gedung lama atau di kompleks Bangsal Sewokoprojo telah dibongkar dan dibawa ke gedung baru.
Pembongkaran baru dilakukan pada Kamis (1/8/2024). Sehari sebelumnya, anggota Dewan juga berpamitan dengan perangkat kalurahan dan padukuhan setempat menggunakan tradisi Jawa dan Islam. “Meja dan kursi dibawa ke gedung lama. Kalau fasilitas belum ada tambahan, mebel, gorden, dan lainnya masih aset lama,” kata Sulistyohadi ditemui di Bangsal Sewokoprojo, Kamis.
Sulistyohadi akan mengirim surat ke Sekretariat Daerah (Setda) Gunungkidul ihwal penyerahan gedung lama dan akan menempati gedung DPRD baru. Kompleks Bangsal Sewokoprojo nantinya dikelola Setda Gunungkidul.
Gedung lama akan kami serahkan ke Sekretariat Daerah yang mengurus Bangsal Sewokoprojo. Nanti kami akan buat surat penyerahan. Kami sudah menyelesaikan penggunaan gedung lama dan akan pakai gedung baru. Pendataan aset kemudian dilakukan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto mengatakan pembangunan gedung DPRD baru, mengacu pada perencanaan 2024, sudah selesai.
“Tetapi kalau dilihat memang belum tuntas. Soalnya taman dengan unsur pelengkapnya seperti tanaman, lampu taman nanti dianggaran di Setwan. Bukan di DPUPRKP. Begitu pun juga untuk karpet, ruang paripurna, kelengkapan lain,” kata Rakhmadian.
BACA JUGA: Ketua DPRD Gunungkidul Masuk Bursa Pilkada 2024
DPUPRKP juga akan melakukan perawatan gedung tersebut seperti perbaikan batu alam, resapan drainase. Selain itu, penanganan atap atau ruang penghubung antara joglo DPRD dengan kantor (drop off). “Kami baru bisa mengetes ketika hujan. Bocor atau tidak. Semoga tidak bocor, soalanya sudah kami tangani kemarin juga,” katanya.
Gedung DPRD baru tersebut juga akan menjadi tempat pelantikan anggota Dewan terpilih. Pelantikan direncanakan pada Senin (12/8/2024). Ada 45 anggota dewan yang akan dilantik. Dari jumlah itu, ada sekitar 20 anggota dewan yang merupakan pendatang baru. Mereka berasal dari fraksi PDIP, Nasdem, PKB, Golkar, PKS, PAN, Gerindra, dan Demokrat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PMI Sleman berhasil menghimpun Rp1,3 miliar dari Bulan Dana 2026 untuk layanan kesehatan dan kemanusiaan.
PDIP Jawa Tengah belum menentukan sikap atas penangkapan Bupati Sukoharjo Etik Suryani oleh KPK. Partai masih menunggu rilis resmi.
Parfait stroberi dan yogurt kaya protein, serat, dan probiotik, bantu kenyang lebih lama dan dukung program penurunan berat badan.
Polisi ungkap kasus bayi dibuang di KA Sancaka Solo. Dua orang tua kandung jadi tersangka, ini kronologi lengkap dan motifnya.
Polda Metro Jaya masih menelusuri kepemilikan aset dalam kasus korupsi dan TPPU. Penggeledahan dilakukan di 13 lokasi di Jakarta hingga Bogor.
DPRD DIY mendesak perbaikan akses jalan menuju Geosite Lava Bantal Sleman. Jalan rusak sepanjang 1 km menghambat bus wisata masuk lokasi.