Hari Jadi Gunungkidul ke-196, Gayeng Guyub dan Tentrem Atine
Hari Jadi Gunungkidul ke-196 mengusung tema Gayeng Guyub, Waras Ragane, Tentrem Atine dengan pesan kebersamaan dan kemandirian daerah.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Partai koalisi pendukung Kustini Sri Purnomo masih menggodok bakal calon bupati yang diusung di Pilkada 2024. Meski dua kandidat dari PKB telah muncul, tetapi untuk kepastian masih belum diputuskan.
Hal ini disampaikan oleh Ketua DPD PKS Sleman, Indra Gumilar. Sebagai anggota koalisi untuk mengusung Bakal Calon Bupati, Kustini Sri Purnomo ikut dalam pembahasan penentuan bakal calon wakil bupati. Meski demikian, ia mengakui jatah calon wakil menjadi hak milik PKB. “Masih proses dan kemungkinan besok sudah difinalisasi. Mudah-mudahan bisa segera diumumkan ke publik,” kata Indra saat dihubungi, Minggu (11/8/2024).
Menurut dia, ada dua kandidat kuat dari PKB yang akan menjadi bakal calon wakil bupati. Kandidat pertama adalah anggota DPR RI, Sukamto yang membawa surat tugas dari DPP di Pilkada Sleman.
Adapun yang kedua merupakan kader dari NU, yakni Muhammad Nur Wachid atau Gus Wachid yang mengantongi surat dari Tim Komunikasi Politik PCNU Sleman. “Informasinya dua kandidat ini yang bersaing, tapi untuk kepastian juga masih menunggu turunnya rekomendasi,” katanya.
Menurut dia, rekomendasi merupakan kewenangan dari DPP. Sedangkan pengurus di daerah harus patuh terhadap kebijakan yang dibuat oleh pengurus di tingkat pusat. “Harus tegak lurus pada aturan partai. Contohnya kami, sempat menjajaki bergabung dengan Koalisi Sleman Bersatu, tapi karena rekomendasi partai memilih mendukung calon lain, maka kami harus keluar untuk mendukung calon sesuai dengan yang dapat rekomendasi,” katanya.
Sekretaris DPD PAN Sleman, Inoki Azmi Purnomo mengatakan, partai koalisi pengusung Bakal Calon Bupati Kustini Sri Purnomo masih dalam proses memilih calon wakil yang tepat. Ia meminta kepada awak media bersabar karena setelah ada kepastian akan diumumkan. “Tunggu minggu depan. Sekarang masih proses,” katanya.
Terpisah, Ketua DPC PKB Sleman, R Agus Choliq belum bisa dimintai konfirmasi. Pasalnya, saat coba dihubungi atau dikirim pesan singkat yang bersangkutan belum memberikan respons.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hari Jadi Gunungkidul ke-196 mengusung tema Gayeng Guyub, Waras Ragane, Tentrem Atine dengan pesan kebersamaan dan kemandirian daerah.
Kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 10,58 juta hingga Agustus 2026, tumbuh 5,38%. Perjalanan wisnus tercatat 842,15 juta.
BRI bersama Eastspring Investments Indonesia menghadirkan tiga reksa dana baru dengan minimum investasi Rp100.000 untuk memperluas pilihan investasi dan menduku
Wagub DIY Paku Alam X melepas 12 atlet SOIna ke Pesonas 2026 di Kupang. Atlet dan pendamping diminta menjaga kesehatan selama kompetisi.
Disdik Sleman mencatat kekurangan 287 guru SD dan SMP. Pemerataan tenaga pendidik dan kerja sama dengan perguruan tinggi disiapkan.
Pertamina mengandalkan B50 untuk menekan impor solar 18 juta kiloliter, menghemat devisa Rp170 triliun, dan mengurangi emisi pada 2026.