Pembelian LPG 3 Kg Dipantau Ketat di Jogja, Wajib Pakai KTP
Pemda DIY perketat pengawasan LPG 3 kg usai kenaikan harga nonsubsidi, distribusi wajib pakai KTP untuk cegah salah sasaran.
Rizal Aldyatma saat ditemui wartawab seusai pelantikan DPRD Kulonprogo periode 2024-2029, Senin (12/8/2024)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, KULONPROGO–Rizal Aldyatma, anak ketiga eks Bupati Kuloprogo yang saat ini menjabat Kepala Badan kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo, menjadi anggota DPRD Kulonprogo termuda.
Ditemui seusai pelantikan DPRD Kulonprogo periode 2024-2029, Rizal yang masih menjelaskan ia memperoleh 4.553 suara dari dapil dua meliputi Kokap dan Pengasih. “Kebetulan saya yang termuda, dari partai PDI Perjuangan. Termuda sekabupaten,” ujarnya, Senin (12/8/2024).
Ia menceritakan sebelum mengikuti kontestasi pemilihan legislatif, pada 2023 ia baru saja lulus kuliah di Jurusan Ilmu Komunikasi, UPN Veteran Yogyakarta. Ia juga sudah diterima bekerja di Lembaga Kantor Berita Nasional Antara Foto namun mengundurkan diri karena fokus ke politik.
“Setelah lulus kuliah langsung diamanahi untuk ikut pileg, Alhamdulillah masuk dan jadi. Karena basic saya dari simbah ada di Kokap-Pengasih. Tujuan saya melanjutkan silaturahmi dan memperjuangkan masyarakat,” ungkapnya.
Rizal merupakan anak ketiga dari empat bersaudara dan menjadi satu-satunya yang meneruskan karir politik ayahnya. Meski mengakui dalam kampanye membawa nama Hasto Wardoyo, namun menurutnya pengaruh sang ayah tidak signifikan dalam pemenangannya.
“Kokap adalah tempat lahir bapak saya [Hasto Wardoyo], saya memang melanjutkan perjuangan di sana. Tapi setelah saya lihat di penghujung pileg, di saat terakhir menjelang pemilihan, saya kira hanya sekitar 20 persen pengaruh Pak Hasto,” ungkapnya.
Dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat, ia menyampaikan akan memperjuangkan pengurangan pengangguran di kalangan anak muda. “Tingkat pengangguran masih tinggi terutama anak muda. Indikator tingkat pengangguran yang ingin saya kurangi,” katanya.
BACA JUGA: Promo Tiket Kemerdekaan untuk Kereta Api Mulai Besok, Cek Rutenya
Ia melihat anak muda di Kulonprogo masih banyak yang menganggur karena berbagai faktor, baik karena minimnya lapangan pekerjaan, akses informasi maupun akses pendidikan. “Kemiskinan tinggi, akhirnya tingkat pengangguran tinggi. Saling berkaitan,” katanya.
Menurutnya masih banyak stigma di kalangan anak muda yang beranggapan tidak ada pekerjaan di Kulonprogo sehingga banyak yang pergi ke luar daerah. Hal ini juga yang ingin ia hilangkan agar abak muda tetap bekerja di Kulonprogo.
“Misalnya saya punya gambaran nantinya lulusan SMA mebdapat notifikasi by call, ada lapangan pekerjaan apa saja. Jadi bagi yang belum punya kerja ada datanya, Dinas Pendidikan punya datanya. Jadi ada komunikasi, saya ingin membuat tim untuk itu,” katanya.
Dengan demikian keterbatasan akses informasi soal lapangan pekerjaan dapat diatasi. “Karena masih banyak yang bingung mau kerja dimana. Makanya kami komunikasikan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY perketat pengawasan LPG 3 kg usai kenaikan harga nonsubsidi, distribusi wajib pakai KTP untuk cegah salah sasaran.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 30 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan tiap stasiun.