Produk Lokal Kuasai 55 Persen Katalog Sociolla hingga Juni 2026
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY menerapkan pembayaran dengan sistem QRIS secara mandiri oleh pengendara di tempat khusus parkir (TKP) Ketandan dan Beskalan mulai Senin (2/9/2024). Hal itu bertujuan untuk mengenalkan digitalisasi kepada masyarakat dan mempermudah pembayaran yang ada di lokasi parkir.
Kepala UPT Balai Pengelolaan Terminal dan Perparkiran (BPTPAR) Dinas Perhubungan DIY, Agnes Dhiany Indria Sari menjelaskan pembayaran dengan sistem QRIS sudah diterapkan lama tetapi masih menggunakan bantuan petugas. Sekarang semuanya sudah dilakukan oleh masyarakat sendiri.
"Kami juga telah memberikan waktu kepada masyarakat untuk beradaptasi dari pembayaran tunai yang ada penjaganya kemudian tidak ada penjaganya dan para masyarakat akan membayar sendiri atau bertransaksi sendiri," katanya.
Menurut Agnes, pembayaran parkir dengan QRIS ini memiliki keunggulan tersendiri. Pasalnya, transaksi yang dilakukan oleh masyarakat itu bisa lebih transparan, sehingga dengan transaksi yang melibatkan personal atau uang tunai itu akan digeser oleh teknologi. "Sekarang baru diterapkan di Ketandan dan Beskalan," jelasnya.
Meski baru hadir dua lokasi tetapi Agnes berharap dengan adanya penerapan untuk pembayaran parkir dengan QRIS ini bisa mempermudah, memperlancar, memberikan kecepatan, dan kenyamanan bagi para masyarakat. "Rencana akan kami perluas juga di tempat parkir lainnya, seperti di parkiran Adisutjipto, Terminal Jombor, dan Terminal Wates," jelasnya.
BACA JUGA: Pengguna QRIS di DIY Capai 821 Ribu hingga Januari 2024
Sekda DIY, Beny Suharsono mengatakan perkembangan teknologi digital saat ini telah membawa banyak perubahan, termasuk dalam sistem pembayaran, sehingga penggunaan QRIS sebagai pembayaran digital yang ada di Jogja telah menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan. "Hingga Agustus ini di Jogja telah ada sebanyak lebih dari 1 juta pengguna aktif QRIS," katanya.
Menurut Beny, dengan banyaknya penggunaan QRIS di wilayah setempat menandakan bahwa masyarakat semakin terbuka dan menerima kemudahan yang ditawarkan oleh pembayaran digital.
Harapannya tidak hanya kemudahan dalam bertransaksi yang dirasakan tetapi juga peningkatan dalam transparasi dan efisiensi ekonomi. "Perluasan transaksi QRIS juga sejalan dengan upaya Pemda DIY untuk mewujudkan smart province di Jogja. Di mana seluruh aspek kehidupan masyarakat dapat terintegrasi dengan teknologi digital yang memudahkan dan meningkatkan kualitas hidup.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
Lionel Messi tulis surat haru untuk sang ayah, Jorge Messi, yang meninggal di usia 68 tahun. Ia pun ragu lanjutkan karier sepak bola. Simak selengkapnya
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 dan menjadi klub ketiga dalam sejarah yang menjuarai Piala Super Eropa dua musim beruntun
Rekomendasi 8 HP flagship bekas terbaik 2026 dengan harga turun drastis. Dari Samsung Galaxy S23 Rp6 jutaan hingga iPhone 13 Pro Rp9,5 jutaan. Cek tips membelin