Petani Gunungkidul Dapat Bantuan Program Mina Padi Rp1 Miliar
Sawah seluas sepuluh hektare di Kapanewon Ponjong akan mendapat bantuan pengembangan mina padi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan senilai Rp1 miliar.
Aktivitas di Pasar Darurat Godean di Padukuhan Berjo, Sidoluhur, Godean. Rabu (4/9/2024)
Harianjogja.com, SLEMAN—Ribuan pedagang belum bisa pindah ke Pasar Godean yang baru saja diresmikan oleh Presiden Jokowi, Rabu (28/8/2024). Rencananya kepindahan baru telaksa di pertengahan 2025 mendatang.
Salah seorang pedagang pakaian di Pasar Darurat Godean di Padukuhan Berjo, Sidoluhur, Rani mengatakan, Pasar Godean baru sudah diresmikan oleh Presiden Jokowi belum lama ini. Kendati demikian, para pedagang belum bisa pindah dari pasar relokasi karena pembangunan baru sebatas bangunan pasar.
Adapun fasilitas pendukung lainnya belum dibangun hingga saat ini. “Baru simbolisasi saja. Setelah peresmian, pedagang kembali lagi berjualan ke pasar darurat di Berjo,” kata Rani saat ditemui di lokasi Pasar Darurat, Rabu (4/9/2024).
Menurut dia, Pasar Godean belum bisa dipergunakan. Terlebih lagi di pintu-pintu masuk juga masih ada tali pembatas semacam police line, sehingga akses keluar masuk belum bisa.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, kepindahan pedagang dari pasar relokasi ke Pasar Godean belum akan terlaksana dalam waktu dekat ini. Pasalnya, pembangunan masih akan dilanjutkan, khususnya berkaitan dengan lokasi parkir di pasar.
“Parkirannya belum ada. Kalau pindah sekarang, mau parkir di mana. Infonya pemkab baru akan membangun parkiran dan kemungkinan pindah baru Mei 2025,” kata Rani.
BACA JUGA: Jokowi Resmikan Revitalisasi Pasar Godean Yang Habiskan Anggaran Rp89 Miliar
Ia mengaku tidak mempermasalahkan untuk saat ini belum pindah karena memang dari sarana pendukung masih belum siap. Hanya saja, saat kepindahan dilakukan benar dilakukan secara adil sehingga tidak ada pedagang yang dirugikan.
“Jumlahnya ada 1.800an pedagang. Di pasar baru dibikin zonasi sesuai dengan barang dagangan yang dimiliki,” katanya.
Senada diungkapkan oleh Dalmiyanti, pedagang kelontong di Pasar Darurat Godean. Menurut dia, para pedagang belum bisa pindah ke Pasar Godean, meski dari sisi bangunan sudah jadi.
“Masih di pasar relokasi hingga sarana pendukung selesai dibangun. Infromasinya baru pindah tahun depan,” katanya.
Sebagai seorang pedagang, ia mengaku hanya bisa mengikuti kebijakan dari pemerintah. Hanya saja, dia berharap dengan lokasi yang lebih representatif bisa berdampak terhadap roda perekonomian.
“Mudah-mudahan nantinya Pasar Godean bisa lebih ramai lagi,” katanya.
Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman, Mae Rusmi Suryaningsih belum bisa dikonformasi berkaitan dengan rencana kepindahan pedagang di Pasar Godean. Saat dihubungi maupun dikirimkan pesan singkat yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.
Untuk diketahui revitalisasi Pasar Godean menelan biaya Rp89 miliar. Adapun pembangunan berlangsung sejak 2023 hingga akhir Juli 2024. “Kita akan berupaya semaksimal mungkin supa nanti ada mobilitas dari Masyarakat untuk belanja ke Pasar Godean,” kata Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sawah seluas sepuluh hektare di Kapanewon Ponjong akan mendapat bantuan pengembangan mina padi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan senilai Rp1 miliar.
Apple dikabarkan melobi pemerintah AS untuk akses chip CXMT di tengah krisis pasokan memori akibat lonjakan permintaan AI global.
Nadhif Basalamah mengungkap menjadi korban pelecehan daring di X dan TikTok yang memicu reaksi luas dan dukungan publik.
Jadwal dan persaingan MotoGP Belanda 2026 di Assen, termasuk aksi Veda Ega Pratama di Moto3 dan hasil Sprint Race MotoGP.
YouTube Shorts hadir dengan layar bersih, fitur 2x speed, dan perubahan interaksi seperti TikTok.
RD Kongo lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Uzbekistan 3-1. Hasil ini membuat Korea Selatan tersingkir dan nasib Iran belum aman.