Viral Mobil Pelat Merah Halangi Ambulans di Demakijo, Ini Klarifikasi Pemkab Sleman
Video mobil pelat merah diduga menghalangi ambulans di Demakijo Sleman viral. Pemkab Sleman memastikan kendaraan tersebut bukan aset pemerintah daerah.
Pembangunan Tol Jogja Solo di Kartasura, Jawa Tengah, Selasa (20/9/2022)./JIBI-Bisnis.com-Himawan L Nugraha
Harianjogja.com, JOGJA—Proses pengadaan tanah dan pembangunan jalan Tol Solo-Jogja-YIA terus dilakukan. Proyek strategis nasional ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada 2026 mendatang.
Berdasarkan data Kementerian PUPR, Tol Solo-Jogja-YIA terbagi dalam tiga seksi. Pada Seksi 1 tersebut terbagi menjadi Paket 1.1 Solo - Klaten sepanjang (22,30 Km) dengan progres konstruksi mencapai 97%, dan Paket 1.2 Klaten - Purwomartani (20,08 Km) dengan progres konstruksi mencapai 51,81 Km) dan ditargetkan akan selesai konstruksinya pada kuartal 4 tahun 2024 ini.
Jalan Tol ini nantinya akan terkoneksi dengan jaringan Jalan Tol Trans Jawa melalui Akses/Gerbang Tol (GT) Colomadu dan akan menghubungkan tiga bandara sekaligus di Solo, Semarang, dan Jogja.
Untuk Seksi II Purwomartani - Jc. Sleman sepanjang 15,63 Km ditargetkan akan selesai konstruksi pada tahun 2026 mendatang. Selanjutnya Seksi III Sleman - Purworejo sepanjang 38,59 Km ditargetkan akan selesai konstruksi pada tahun 2025 mendatang.
Staf Ahli Direksi PT. JMJ Bidang Pengadaan Tanah, Muhammad Amin mengungkapkan berbagai progres pengadaan tanah dan progres konstruksi di sepanjang ruas Tol Jogja-Solo-YIA. Untuk ruas Kartasura-Klaten progres pengadaan lahan mencapai angka 96,3% dan progres konstruksi di ruas ini menyentuh angka 97,3%. "Kalau yang dari Kartosuro sampai Klaten itu lahannya 97,3%," kata Amin, Selasa (3/9/2024).
Adapun ruas Klaten-Purwomartani progres pengadaan tanah untuk pembangunan Tol Jogja-Solo-YIA telah mencapai angka 94,97%. Selain itu lebih dari 50% pengerjaan konstruksi di ruas ini telah digarap. "Yang dari Ngawen sampai Purwomartani konstruksi baru 55,64%. Kalau lihat kondisinya, sepertinya di tahun 2025 depan pertengahan [rampung]," ungkap Amin.
Sementara pada ruas Purwomartani-Maguwo capaian pembebasan lahan disebut Amin baru mencapai angka 64,55%. Sayangnya pada ruas ini progres kontruksi belum nampak karena masih dalam tahap penyusunan desain. "Terus yang dari Purwomartani-Maguwo masih nol, karena masih nyusun desainnya," imbuhnya.
Untuk Junction Sleman-Trihanggo hingga Sendangadi, progres pengadaan lahan telah menembus angka 72,76%. Sementara progres konstruksi pada ruas ini telah melebihi angka 30%. "Dari junction Sleman menuju Trihanggo konstruksi baru 33,2%," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Video mobil pelat merah diduga menghalangi ambulans di Demakijo Sleman viral. Pemkab Sleman memastikan kendaraan tersebut bukan aset pemerintah daerah.
Bagayoko yakin PSS Sleman tampil lebih baik saat menghadapi Madura United pada pekan kedua BRI Super League di Stadion Maguwoharjo.
Bupati Gunungkidul meluncurkan Puslatkab sebagai persiapan atlet menghadapi Porda dan Peparda DIY di Kulonprogo tahun depan.
Herbalife dan Yayasan Cita Sehat meluncurkan program pencegahan stunting di Kedungkeris Gunungkidul yang menyasar 275 penerima manfaat.
Wacana peleburan BMKG dan Badan Geologi dinilai bisa memperkuat mitigasi bencana, tetapi regulasi dan anggaran perlu disiapkan.
DPRD Kota Jogja mendorong optimalisasi parkir melalui penataan titik, evaluasi tarif, turnover kendaraan, dan teknologi digital.