Investasi Sleman Tembus Rp3,53 Triliun, Ini Sektor Terbesarnya
Investasi Sleman mencapai Rp3,53 triliun pada Januari-September 2026. Sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi menyumbang Rp1,58 triliun.
Peternak udang vaname di Pantai Samas Bantul /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bantul menilai ada peluang pengembangan udang vaname di Bantul. Komoditas tersebut pun mampu menghasilkan puluhan ton per bulan.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Budi daya, DKP Bantul, Kristanto Kurniawan menuturkan saat ini hanya ada satu pembudi daya udang vaname yang tercatat oleh DKP Bantul.
Dia menuturkan satu petambak budi daya tersebut mampu menghasilkan 350 ton udang vaname pada Januari-Juni 2024.
Menurut Kristanto udang vaname memiliki peluang untuk diekspor. Menurutnya, pangsa pasar ekspor produk tersebut sudah ada, namun saat ini pembudi daya komoditas tersebut di Bantul masih terbatas.
Dia menuturkan pembudi daya udang vaname memerlukan lahan yang luas. Menurutnya, di area Pantai Selatan Bantul sebagian besar merupakan lahan Sultan Ground, sehingga untuk pemanfaatannya menjadi lahan untuk budi daya udang vaname tidak bisa serta merta dilakukan.
BACA JUGA: Awal Pekan, Merapi Gugurkan Awan Panas Sejauh 1 Km Lebih
"[Udang vaname] bisa dibudidayakan, tapi fasilitas tempat budi daya harus dipikirkan, tidak semua tempat bisa. Dilihat dari tata ruang, kesesuaian dengan status tanah," ujarnya, Selasa (17/9/2024).
Dia menuturkan sebagian besar lahan di Pantai Selatan DIY merupakan SG membuat tidak banyak masyarakat yang terlibat dalam pembudidayaan udang vaname di sana. Padahal menurutnya, lokasi tersebut cocok dijadikan tempat budi daya lahan vaname.
Selain pembudi daya yang tercatat perizinannya, ada pula beberapa pembudi daya udang vaname lain di Bantul yang diduga belum berizin. Mereka pun membudi dayakan udang vaname hanya dalam kurun waktu tertentu.
"Pembudidaya berganti-ganti. Karena terkait perizinan, mereka banyak yang tidak berizin," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investasi Sleman mencapai Rp3,53 triliun pada Januari-September 2026. Sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi menyumbang Rp1,58 triliun.
SSB Bapack Jogja menjadi wadah para bapak belajar sepak bola, menjaga kebugaran, memperluas pertemanan, dan menghidupkan mimpi masa kecil.
Kanwil Ditjenpas Sumsel memeriksa petugas dan napi Lapas Muaradua terkait kematian Adi Waswara. Polisi telah menetapkan empat tersangka.
Indonesia AirAsia menyebut harga tiket domestik dapat turun hingga 12% saat Nataru 2026/2027 berkat pembebasan PPN dan diskon layanan bandara.
Dewan Kerja Sama Teluk mengecam serangan Houthi ke Arab Saudi. Dua rudal balistik dicegat, sementara sebuah drone dihancurkan di Riyadh.
Pertamina menyiapkan tiga strategi untuk menjaga pasokan BBM, termasuk menambah pasokan, memperpanjang jam operasional, dan menambah layanan SPBU.