Lewat Sketsa, 101 Travel Sketch Bidik Tren Quality Tourism
THE 1O1 Yogyakarta Tugu bersama Leeven & Co mengajak para pencinta sketsa untuk menikmati Yogyakarta dengan pengalaman yang berbeda.
Agenda Bedah Buku berjudul Anak Sehat Anak Hebat Membantu Masa Depan Cerah yang digelar DPAD dan DPRD DIY di Balai RW15 Pedukuhan Donokitri, Kalurahan Trihanggo, Kapanewon Gamping, Rabu (18/9/2024)./David Kurniawan
SLEMAN—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY menggelar Program Bedah Buku di Balai RW15 Pedukuhan Donokitri, Kalurahan Trihanggo, Kapanewon Gamping, Rabu (18/9).
Tema buku yang dibedah berjudul Anak Sehat Anak Hebat Membantu Masa Depan Cerah. Penulis buku Anak Sehat Anak Hebat Membentuk Masa Depan Cerah, Dara Ayu Suharto mengatakan di era globalisasi yang ditandai majunya perkembangan teknologi dan informasi harus disikapi dengan bijak.
Hal ini bisa memberikan dampak positif, tetapi sebaliknya juga bisa berdampak negatif untuk perkembangan anak. Oleh karena itu, dia mengajak peserta bedah buku untuk lebih peduli terhadap pengasuhan dan perkembangan anak.
Menurut Dara, pendidikan utama anak adalah orang tua sehingga harus diperhatikan jangan sampai memberikan contoh yang buruk karena bisa ditiru. “Jadi harus berhatihati karena apa yang terjadi dalam keluarga akan berpengaruh terhadap anak di masa mendatang,” katanya.
Dara mengajak masyarakat untuk lebih peduli dengan memberikan pola asuh yang benar. Pengasuhan tidak melulu bicara tentang pendidikan, tetapi juga penunjang perkembangan dengan memberikan makanan yang sehat dan bergizi. “Pola asuh dan asupan yang baik menjadi kunci untuk membentuk anak sehat, anak hebat demi masa depan yang cerah,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh anggota DPRD DIY, Anton Prabu Semendawai. Menurut dia, bedah buku yang berjudul Anak Sehat Anak Hebat Membantu Masa Depan Cerah, bisa menjadi panduan untuk mengasuh anak menjadi generasi yang unggul.
Seiring dengan perkembangan zaman, pola anak ikut berubah. Oleh karena itu, orang tua juga harus menyesuaikan sehingga anak dapat tumbuh dengan baik dan tidak salah pergaulan. “Tidak hanya mendidik, tetapi orang tua juga bisa menjadi teman bagi anak. Sering berdiskusi bersama, saling tukar pikiran sehingga hubungan yang dimiliki juga berjalan dengan baik. Ini penting agar anak tidak salah pergaulan,” katanya.
Pustakawan Ahli Muda DPAD DIY, Trilastiti Suryaningtyas mengatakan Pemda DIY secara beruntun memperoleh predikat dengan tingkat baca tertinggi di Indonesia. Prestasi ini ingin terus dipertahankan sehingga ada kerja sama dengan DPRD DIY untuk menggelar bedah buku.
Diharapkan program ini tidak hanya mempertahankan sebagai wilayah dengan tingkat membaca paling baik se-Indonesia, tapi juga untuk meningkatkan budaya membaca di masyarakat. “DIY menduduki peringkat pertama secara nasional, tapi angka minat baca masih butuh ditingkatkan. Harapannya dengan bedah buku ini, maka program literasi di masyarakat dapat terus ditingkatkan,” katanya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
THE 1O1 Yogyakarta Tugu bersama Leeven & Co mengajak para pencinta sketsa untuk menikmati Yogyakarta dengan pengalaman yang berbeda.
Kejagung memeriksa 12 dari 22 saksi dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG periode 2025–2026. Tujuh orang telah menjadi tersangka.
Kemenkeu mencairkan Rp20,5 triliun kepada 490 Pemda untuk membantu kebutuhan gaji PPPK dan belanja daerah.
Asupan zat besi anak Indonesia baru 65,8 persen dari AKG. Dokter RSCM mengingatkan dampaknya terhadap kognitif dan tumbuh kembang.
Marvin Loria mengaku cepat beradaptasi di PSIM Jogja. Cuaca, suasana, dan sambutan pemain membuat winger Kosta Rika itu nyaman.
Pemerintah menindak penerima bansos yang terindikasi judi online. Sebanyak 1,49 juta KPM ditangguhkan dan pengawasan diperketat.