Lari Sambil Berbagi, Gelaran Borobudur 100 Hadirkan Harapan untuk Penyandang Cerebral
Borobudur 100 di Magelang pada 19-20 Desember 2026 menggabungkan olahraga lari dengan aksi sosial untuk membantu penyandang cerebral palsy.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY menggelar bedah buku bertajuk Gus Dur Pembela Minoritas Etnis Keagamaan dan Pecinta Ulama Sepanjang Masa di Joglo Ngoto, Bangunharjo, Sewon, Bantul, Selasa (24/9/2024). – Harian Jogja/Stefani Yulindriani
BANTUL—Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dikenal sebagai sosok yang penuh toleransi. Karena itu, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY menggelar bedah buku sosok Gus Dur untuk diteladani sikapnya.
Anggota DPRD DIY sekaligus penulis buku, Umaruddin Masdar, menyampaikan Gus Dur merupakan sosok yang penuh toleransi yang terlihat dari berbagai penghormatan yang diberikan kalangan minoritas agama dan etnis di Indonesia kepada mantan Presiden Indonesia itu.
Dalam menyambut Pilkada 2024, Umaruddin menilai masyarakat perlu meneladani sosok Gus Dur yang toleran terhadap berbagai kalangan minoritas di Indonesia. Dengan begitu, Pilkada 2024 dapat diselenggarakan dengan damai dan tanpa kekerasan.
“Dalam menghadapi Pilkada serentak, diharapkan bedah buku ini dapat menjadi pembelajaran dan pendewasaan demokrasi di Indonesia,” ujarnya dalam bedah buku bertajuk Gus Dur Pembela Minoritas Etnis Keagamaan dan Pecinta Ulama Sepanjang Masa di Joglo Ngoto, Bangunharjo, Sewon, Bantul, Selasa (24/9/2024).
BACA JUGA: Selama Musim Kemarau, BPBD Bantul Salurkan 1,56 Juta Liter Air Bersih
Umaruddin menilai dengan penyelenggaraan Pilkada yang penuh toleransi, maka demokrasi yang berkualitas di Indonesia dapat terwujud. Mendiang Gus Dur memiliki pemikiran sistem demokrasi merupakan sistem yang paling rasional untuk Indonesia.
Hal itu lantaran Gus Dur menilai sistem demokrasi akan menghasilkan sistem pemerintahan yang baik, serta mengurangi kekerasan dan konflik. Dengan begitu, pemikiran Gus Dur tentang demokrasi merupakan sistem yang tepat diterapkan di Indonesia akan terlihat.
Ketua Tim Bedah Buku DPAD DIY, Sri Wahyudi menyampaikan instansinya berupaya meningkatkan minat baca masyarakat melalui bedah buku yang akan digelar sampai 230 kali. Banyaknya jumlah penyelenggaraan bedah buku sebagai komitmen DPAD DIY untuk meningkatkan minat baca masyarakat.
“Targetnya membaca buku dalam kehidupan sehari-hari menjadi budaya, maka kami ajak masyarakat [untuk gemar membaca] melalui bedah buku ini. paling tidak setiap hari membaca buku minimal 15 menit,” ujarnya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Borobudur 100 di Magelang pada 19-20 Desember 2026 menggabungkan olahraga lari dengan aksi sosial untuk membantu penyandang cerebral palsy.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Cara cek BPJS Kesehatan nunggak atau tidak bisa dilakukan lewat Mobile JKN, PANDAWA, dan Care Center 165. Simak langkah lengkapnya.
SUV boxy makin populer di pasar global. Desainer Chery menilai desain mengotak bukan sekadar tren dan punya alasan fungsional.
Amri/Nita meraih medali perak Asian Games 2026 setelah kalah 19-21, 8-21 dari Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin di final.
Tiongkok menjadi negara dengan gelar juara umum Asian Games terbanyak. Simak daftar gelar Tiongkok, Jepang, dan posisi terbaik Indonesia.