Pembacokan Petugas TPR Parangtritis Dipicu Dugaan Alat Pancing Hilang
Polisi mengungkap motif pembacokan petugas TPR Parangtritis di Bantul. Dua pelaku nekat menyerang korban karena menduga alat pancing mereka hilang.
Para atlet asal Kulonprogo saat berpamitan sekaligus memohon doa restu kepada Pemkab setempat untuk berlaga di ajang Peparnas 2024, Kamis (26/9/2024) Istimewa/Pemkab Kulonprogo.
Harianjogja.com, KULONPROGO - Sedikitnya 15 atlet asal Kulonprogo diikutsertakan dalam ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII 2024 di Solo pada 6 sampai 13 Oktober 2024 mendatang. Mereka pun berpamitan kepada Pemkab setempat untuk memohon doa restu agar meraih prestasi yang optimal, Kamis (26/9/2024).
Ketua National Paralympic Committee (NPC) Kulonprogo Widi Nuryanto mengatakan, dari hasil seleksi Peparnas 2024 pihaknya baru dapat mengirim 15 atlet dengan delapan cabang olahraga atau cabor dari total 20 cabor yang akan dipertandingkan. "Mereka nanti akan ikut cabor angkat berat, panahan, tenis meja, taekwondo, boccia, catur dan lainnya," kata Widi.
Menurut Widi seluruh atlet yang akan bertanding itu mayoritas berasal dari Kapanewon Kokap. Beberapa atlet juga cukup berprestasi dan disegani di kancah nasional. "Kami mohon doanya dari masyarakat, terutama saat bertanding semoga pulang bisa membawa medali, sesuai slogan kita ‘Ora Wutuh Ampuh’, ada kekurangan ada kelebihan,” kata Widi.
Staf Ahli Bupati Bidang Kesra dan SDM Heri Darmawan berharap atlet Kulonprogo dapat berlaga dengan maksimal. Untuk itu dirinya mengingatkan agar keberangkatan dapat dipersiapkan lebih matang agar tidak menjadi kendala bagi para atlet.
"Ini menjadi sangat penting, karena menjadi bagian yang mendukung kesukseskan para adik-adik ini bertanding, itu yang paling penting dulu. Disiapkan dengan matang hal-hal teknis yang diperlukan," kata Heri.
Heri juga mengapresiasi pembinaan atlet yang dilakukan NPC Kulonprogo yang sedikit banyak mampu melahirkan atlet-atlet Paralimpiade yang berprestasi baik di tingkat nasional maupun internasional dan mengharumkan nama wilayah setempat.
"Ini akan membawa dampak secara tidak langsung bagi Kulonprogo. Untuk itu kami berharap ajang Peparnas ini jadi bagian dari rangkaian prestasi panjang yang telah diraih, sehingga jangan sia-siakan kesempatan besok di Solo untuk meraih prestasi," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap motif pembacokan petugas TPR Parangtritis di Bantul. Dua pelaku nekat menyerang korban karena menduga alat pancing mereka hilang.
Oliver Tree meninggal dunia pada usia 32 tahun setelah menjadi korban tabrakan dua helikopter di Rio de Janeiro, Brasil, yang menewaskan enam orang.
Yasin Ayari memilih tidak merayakan gol pertamanya ke gawang Tunisia pada Piala Dunia 2026. Ternyata alasannya terkait sejarah keluarganya.
TN Gunung Merbabu mengoperasikan shelter darurat berbasis teknologi di Jalur Suwanting untuk mendukung keselamatan pendaki dan program Zero Accident.
Rangkaian agenda ini dipusatkan secara bergiliran pada satu desa di tiap wilayah kecamatan, menjadikannya ajang komunikasi langsung yang menjangkau akar rumput.
Polres Bantul menangkap empat tersangka kasus peredaran psikotropika dan menyita 118 tablet berbagai jenis dalam operasi di Pandak dan Sewon