Triwulan III, PAD Pariwisata Gunungkidul Tembus Rp26,4 Miliar
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul mencatat capaian pendapatan asli daerah (PAD) sektor pariwisata telah menyentuh Rp26,4 miliar.
Kepala Dispar Gunungkidul, Oneng Windu Wardana mengatakan pihaknya masih perlu mengejar pemasukan sebesar kurang lebih Rp3 miliar. Dengan begitu, Dispar dapat mencapai target Rp29 miliar.
Advertisement
Upaya mencapai target PAD, katanya terhalang beberapa kendala seperti hari penting di mana masyarakat lebih banyak beraktivitas di kampung. Sebagai contoh, libur Hari Kemerdekaan RI, tingkat kunjungan justru turun.
Menurut Windu, masyarakat disibukkan dengan kegiatan lomba dan agenda lain di kampung. Selain itu, isu megathrust juga memberi pukulan terhadap angka kunjungan. Selama Oktober dan November pun tidak ada libur panjang. Kesempatan menggejot PAD hanya ketika akhir tahun 2024. “Ada wisatawan sudah booking di kawasan wisata, membatalkan. Kami dari pemerintah ya hanya mitigasi,” kata Windu dihubungi, Rabu (2/10/2024).
Guna mendongkrak kunjungan, Dispar menggencarkan promisi via media sosial. Pada November 2024, Dispar juga menggelar pameran kepariwisataan di Malang.
Windu menerangkan taget kunjungan dalam setahun di atas 3 juta wisatawan. Dalam situasi normal, target tersebut dapat dicapai.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dispar Gunungkidul, Supriyanta mengatakan angka kunjungan pada September 2024 mencapai 247.550 orang. PAD yang didapat Rp2,5 miliar.
Ihwal pengembangan sektor pariwisata, Supriyanta juga telah sejak lama mengatakan kawasan pantai di sisi barat dapat menjadi telah menjadi favorit baru kunjungan wisatawan. Pengembangan wilayah selatan dapat menjadi kekuatan bagi perekonomian Gunungkidul.
BACA JUGA: Semarak Dirgantara Tingkatkan Kunjungan Wisata ke Pantai Selatan Bantul
Pengembangan kawasan selatan dilakukan secara bersama-sama sebagaimana dilakukan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gunungkidul.
Kepala DPMPTSP Gunungkidul, Agus Danarta mengatakan peningkatan investasi digelar melalui bermacam agenda seperti Temu Bisnis yang digelar pada Rabu.
Dalam Temu Bisnis, DPMPTSP mempertemukan pelaku usaha/investor, asosiasi pedagang, perbankan, perangkat daerah, dan UMKM. Salah satu pihak yang dihadirkan yaitu PT. Anugerah Heha Jaya (Heha Sky View).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pakar Hukum Sebut Penegak Hukum Harus Kejar hingga Tuntas Pejabat yang Terlibat Judi Online
Advertisement
Ini Lima Desa Wisata Paling Mudah Diakses Wisatawan Menurut UN Tourism
Advertisement
Berita Populer
- Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi, Sekolah Diminta Waspada
- Biro PIWP2 Setda DIY Terus Dorong Percepatan Layanan Sanitasi Berkelanjutan
- Hadapi PSBS Biak di Lanjutan Liga 1, Ricky Cawor: Atmosfer Positif sedang Lingkupi PSS
- Program Makan Bergizi Gratis Butuh Kolaborasi Lintas Sektoral
- Tak Cuma Ribuan Alat Timbang dan Ukur, Pemkab Gunungkidul Juga Tera Ulang SPBU
Advertisement
Advertisement