Kebakaran TPA Jatibarang Semarang, 22 Warga Batuk dan Sesak Napas
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang memasuki hari kelima. Sebanyak 22 warga mengalami batuk dan sesak napas akibat terdampak asap.
Kampanye pemilu - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul telah menetapkan jadwal debat pasangan calon bupati dan wakil Bupati Bantul di Pilkada 2024. Debat akan dilaksanakan selama tiga kali yang dimulai pada 1 November mendatang.
Debat perdana pada 1 November 2024 melibatkan antarcalon wakil bupati Bantul. Sementara debat kedua digelar pada 8 November melibatkan antarcalon bupati Bantul. Sementara debat ketiga atau debat terakhir digelar pada 15 November yang melibatkan antarpasangan calon bupati dan wakil bupati.
"Sementara untuk tema debat baru akan dibahas pada Jumat besok," kata Ketua Divisi Teknis KPU Bantul Mestri Widodo, dalam keterangannya Senin (8/10/2024).
Materi debat, kata Mestri akan diatur oleh panelis bersama KPU. ia belum bisa menyampaikan siapa saja panelis yang dilibatkan dalam debat pilkada bantul 2024 ini.
Adapun lokasi debat akan dilaksanakan di Stasiun TVRI dengan durasi debat 120 menit. Waktu debat Pukul 19.00 - 21.00 WIB.
Ketua KPU Bantul Joko Santoso mengatakan pihaknya berharap debat paslon peserta Pilkada Bantul 2024 ini berjalan meriah, namun berbasis budaya.
BACA JUGA: Pilkada Bantul Digelar Satu Putaran, Ini Target Perolehan Suara 3 Paslon yang Bertarung
Sementara itu di luar debat resmi yang diselenggarakan KPu Bantul, Gen Z Institut dan Aliansi Mahasiswa untuk Bantul (AMUBA) mendorong calon bupati dan calon wakil bupati Bantul menghadiri debat terbuka yang akan diselenggarakan Oktober ini. Debat terbuka ini diharapkan mampu memaparkan gagasan terkait persoalan lapangan pekerjaan yang terbatas dalam debat pilkada nanti.
Kedua organisasi itu juga berharap agar calon bupati dan wakil bupati Bantul mampu menghadirkan ruang untuk perkembangan generasi muda.
Pendiri Gen Z Institut, Abdulah Ariansyah menyampaikan lapangan pekerjaan yang terbatas menjadi tantangan yang dialami generasi muda saat ini. Dia menuturkan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan oleh beberapa perusahaan juga menjadi persoalan bagi generasi muda.
Abdulah berharap calon bupati dan calon wakil bupati Bantul mampu memberikan solusi agar generasi muda di Bantul mampu mendapatkan pekerjaan di daerahnya sendiri.
“Kami menginginkan calon bupati [Bantul] memberikan lapangan pekerjaan seluas luasnya di Bantul,” ujarnya, Rabu (2/10/2024).
Selain itu, Abdulah berharap calon bupati dan calon wakil bupati mampu menumbuhkan potensi generasi muda melalui berbagai kegiatan pemberdayaan ekonomi kreatif bagi generasi muda. Anak muda di Bantul diharapkan diberi ruang untuk mengembangakan ekonomi kreatif melalui pengembangan UMKM.
Koordinator Umum AMUBA, Ahmad Tomi Wijaya menilai debat tersebut merupakan peluang bagi generasi muda untuk mampu mengkritisi dan mengawal kebijakan publik yang ada di Bantul. Menurutnya, generasi muda perlu memastikan kebijakan yang diambil pemerintah berpihak pada rakyat.
“Kami ingin publik bisa melihat siapa yang benar-benar punya visi dan strategi yang konkret, bukan hanya bicara di atas panggung,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang memasuki hari kelima. Sebanyak 22 warga mengalami batuk dan sesak napas akibat terdampak asap.
PSIM Jogja menilai Grup E League Cup 2026/2027 relatif bersahabat dan diuntungkan karena tak perlu menjalani laga tandang di luar DIY.
Harga iPhone 15 dan 16 turun hingga Rp1,5 juta setelah iPhone 18 rilis. Simak daftar harga iPhone 15, 16, 17 dan 18 terbaru.
Komjak menilai konsep kekayaan tak wajar dan harta tak terjelaskan perlu diperjelas dalam RUU Perampasan Aset.
Nusron Wahid absen dari pemeriksaan KPK sebagai saksi kasus ATR/BPN. Ketua KPK Setyo Budiyanto menyoroti alasan agenda internal kementerian.
Kasus ISPA di Bantul mencapai 11.883 kasus pada April 2026 sebelum turun pada Juli dan Agustus, menurut data Dinkes Bantul.