Kemarau, Pengawasan Depot Air Minum di Prambanan Diperketat
Disperindag Sleman mengawasi depot air minum isi ulang di Prambanan untuk menjamin keamanan produk menjelang musim kemarau.
Penampakan Menhir yang disimpang di Situs Pulutan, Pulutan, Wonosari. - Istimewa/ Disbud Gunungkidul\r\n
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Gunungkidul sedang surat permohonan ke Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X untuk memindah peninggalan arkeologis Menhir yang berada di Situs Pulutan, Wonosari ke Taman Budaya Gunungkidul (TBG).
Penyiap Naskah Kajian Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Disbud Gunungkidul, Ari Kristian mengatakan Menhir dengan nomor inventari D95i tersebut mendapat SK Cagar Budaya (CB) pada 2022.
Dia menjelaskan Menhir tersebut diselamatkan oleh BPK Wilayah X. Dengan begitu, secara manajerial menjadi kewenangan BPK Wilayah X. Meski begitu, Menhir setinggi kurang lebih 3,9 meter ini sedang dimohonkan untuk dipindah di TBG.
“Kami harus minta izin untuk mengelola. Kalau boleh kami mohonkan dipindah di TBG. Suratnya baru kami buat,” kata Ari dihubungi, Senin, (11/1/2024).
BACA JUGA: Muncul Wacana UU Perlindungan Guru, Begini Respons Menteri Dikdasmen
Ari menambahkan pertimbangan pemindahan tersebut adalah untuk menambah koleksi mini museum di TBG. Kata dia, Pemkab Gunungkidul perlu mengelola temuan-temuan spektakuler di Bumi Handayani.
Lebih jauh, dia mengatakan Menhir berasal dari masa pra sejarah dari kebudayaan megalitik. Di Kalurahan Wareng, kata dia cukup banyak penemuan Menhir meski hanya satu yang utuh. Sisanya adalah Menhir dalam wujud fragmen-fragmen.
“Di belakang SD Muhammadiyah Wareng ada banyak temuan. Menhir-menhir yang ada di pekarangan warga. Menurut hasil observasi di permukaan itu menhir-menhir fragmen. Biasanya di tumpuk-tumpuk di batas tegalan,” katanya.
Kepala Disbud Gunungkidul, Chairul Agus Mantara mengatakan Kabupaten Gunungkidul secara khusus memang belum memiliki museum. Namun, ada mini museum yang melengkapi TBG.
Apabila disetujui oleh BPK Wilayah X, mini museum TBG akan memajang Menhir yang pernah ditemukan di Kalurahan Wareng. Kata Agus, pemindahan Menhir tersebut merupakan upaya memperkuat mini museum yang terletak di lantai empat TBG.
“Ini jadi informasi kepada masyarakat luar bahwa di mini museum itu dapat mewakili potensi yang dimiliki Gunungkidul,” kata Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disperindag Sleman mengawasi depot air minum isi ulang di Prambanan untuk menjamin keamanan produk menjelang musim kemarau.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.
Fenomena upwelling di Waduk Kedung Ombo Boyolali menyebabkan 10 ton ikan mati dan kerugian petani KJA mencapai Rp247 juta.
Festival Dolanan Bocah Suryodiningratan di Jogja melibatkan 100 anak untuk melestarikan budaya sekaligus mengurangi ketergantungan gadget.
Gets Premiere Yogyakarta menggelar Mini Wedding Showcase dengan konsep pernikahan elegan, intim, dan promo menarik bagi calon pengantin.