UGG Gunungsewu Bersiap Revalidasi 2027, 8 Catatan Mulai Dibenahi
UGG Gunungsewu akan menjalani revalidasi 2027. Pemkab Gunungkidul mulai memperbaiki catatan evaluasi 2023 dan menyiapkan dokumen.
Ilustrasi menu uji coba Makan Bergizi Gratis di Satuan Pelayanan Makan Bergizi (SPMB) Kota Magelang, Jawa Tengah./Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman menyiapkan anggaran sebesar Rp115 miliar untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis yang bakal diluncurkan tahun depan. Pengalokasian anggaran itu kini sudah dituangkan dalam Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD 2025.
Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sleman, Susmiarto mengatakan anggaran Makan Bergizi Gratis sudah masuk dalam agenda pembahasan dengan DPRD Sleman. Hingga saat ini masih dalam pembahasan karena target penetapan baru dilaksanakan di 22 November 2024.
Sesuai dengan ketentuan dari Pemerintah Pusat, pagu alokasi yang disediakan sekitar Rp115 miliar. Meski demikian, untuk kepastiannya masih menunggu diselesaikannya pembasahan RAPBD 2025. “Baru usulan dan belum disahkan, jadi kepastiannya setelah pembahasan APBD 2025 selesai,” kata Susmiarto, Senin (18/11/2024).
Menurut dia, alokasi anggaran untuk program ini merupakan program wajib yang harus dipenuhi oleh pemkab. Susmiarto memastikan, Pemkab Sleman berkomitmen mengalokasikannya sesuai dengan amanat yang tertuang dalan Peraturan Menteri Dalam Negeri No.15/2024 tentang Pedoman Penyusunan APBD 2025. “Jadi ini masuk prioritas nasional dan pemkab memastikan akan mendukung program tersebut,” kata Sekda Sleman ini.
Disinggung soal adanya pemindahan alokasi kegiatan lain, Susmiarto tidak menampik hal tersebut. Terlebih lagi, lanjut dia, alokasi yang disediakan bukan mengambil dari kuota wajib untuk membiayai kegiatan di sektor pendidikan. “Tidak masuk dalam alokasi dana pendidikan yang termuat dalam APBD. Sebab, penentuan berdasarkan prosentase dari kemampuan Pendapatan Asli Daerah,” katanya.
BACA JUGA: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Peluang Pemkot Jogja Kembangkan Koperasi
Sebelumnya diberitakan, uji coba makan gratis sudah dilaksanakan di Kabupaten Sleman. Kepala Bidang SD, Rira Meuthia mengatakan pelaksanaan uji coba Makan Bergizi Gratis sudah terlaksana. Menurut dia, uji coba kesemuanya berlangsung di sekolah dan TK di Kapanewon Gamping. SD yang dipilih antara lain SD Negeri Nyamplung; SD Negeri Tegalyoso; SD Muhammadiyah Ambar Ketawang 1, 2 dan 3. Selain itu, ada juga di SD Negeri Mancasan dan Gamping. Adapun untuk TK, uji coba dilaksanakan di TK ABA Bodeh dan ABA Gamping.
Meuthia menjelaskan, pelaksanaan program ini adalah Indonesia Food Security Review bekerjasama dengan PT Sari Husada. Adapun tugas dinas hanya sebatas memantau pelaksanaan kegiatan tersebut. “Untuk pemantauan kami tidak sendiri karena melibatkan dinas kesehatan dengan ahli gizi yang dimiliki guna memastikan dapat berjalan dengan baik. Dari sisi pemenuhan gizi dari makanan yang diperlukan hingga pelaksanaan program,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGG Gunungsewu akan menjalani revalidasi 2027. Pemkab Gunungkidul mulai memperbaiki catatan evaluasi 2023 dan menyiapkan dokumen.
PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), menghadirkan empat kerja sama strategis
Cara parkir paralel mobil hybrid Toyota agar bisa dipindahkan saat pemilik tidak berada di dalam kendaraan. Simak fungsi EPB, posisi N, dan shift lock.
Khawatir NIK disalahgunakan untuk judi online atau pinjaman ilegal? Simak cara cek status NIK melalui SLIK OJK secara online maupun offline.
Google kalah dalam kasasi di Rusia dan diwajibkan mengembalikan dana Rp27,2 triliun kepada anak usahanya yang bangkrut. Putusan memperkuat posisi kreditur dan m
Survei mengungkap lebih dari seperempat eksekutif ragu merekrut fresh graduate. Gen Z dinilai perlu memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan soft skills.