Advertisement
Pembebasan Lahan Tol Jogja-Solo: Ruas Klaten-Purwomartani Tersisa Tanah Wakaf dan Sultan Ground
Potret pengerjaan Tol Jogja-Solo Seksi 1 Paket 1.2 Klaten-Purwomartani di area Selomartani, Kalasan pada Sabtu (30/11/2023). - Harian Jogja // Catur Dwi JanatiÂ
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Pembebasan lahan tol Jogja-Solo ruas Klaten-Purwomartani secara umum nyaris tuntas. Saat ini pengadaan lahan proyek Tol Jogja-Solo Seksi 1 Paket 1.2 tersebut hanya menyisakan tanah wakaf dan tanah Sultan Ground untuk area DIY.
Humas Proyek Tol Jogja-Solo ruas Klaten-Purwomartani PT Adhi Karya, Agung Murhandjanto menjelaskan beberapa lahan yang saat ini masih diproses yakni Sultan Ground (SG) dan tanah wakaf.
Advertisement
Adapun SG, secara prinsip palilah telah diterbitkan. Hanya saja bangunan maupun tegakan di atas SG juga harus dibebaskan. Penggantian bangunan maupun tegakan ini lah yang saat ini masih berproses.
"Walaupun Sultan Ground itu sudah diparingi palilah ya, tapi kan bangunan atau tegakan yang ada di atasnya itu yang belum bisa bebas karena kita harus mengganti rugi kepada bangunan atau tegakannya," katanya Sabtu (30/11/2024).
Adapun beberapa tanah SG yang terdampak Tol Jogja-Solo digunakan untuk makam. "Untuk yang SG itu ada tiga makam," katanya.
Adapun tanah wakaf, ada dua masjid yang saat ini masih dalam proses ruislag atau tukar guling. Masjid yang terdampak Tol Jogja-Solo akan dicarikan lahan baru dan dibangunkan pula gedung masjid yang baru di lokasi pengganti.
"Kemudian kalau dua masjid itu sudah on the process nanti di Kemenag untuk dilakukan nanti yang tukar guling untuk wakafnya, tanahnya kan digantikan maupun bangunannya melalui mekanisme yang ada," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement









