CFD Gunungkidul Pindah ke Jalan Agus Salim, Ini Alasannya
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
Arsip-Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo meninjau lokasi perbaikan RTLH milik warga di Kalurahan Sidomoyo, Godean. Rabu (11/8/2024). - Istimewa/Pemkab Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman di tahun ini menargetkan perbaikan rumah tak layak huni sebanyak 778 unit. Total pagu anggaran yang disediakan mencapai Rp11,04 miliar.
Kepala Bidang Perumahan, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Suwarsono mengatakan, proses perbaikan RTLH di Bumi Sembada berjalan dengan baik. Pasalnya, hingga awal Desember dari target 778 unit rumah warga yang diperbaiki tahun ini, tinggal menyisakan enam unit yang masih dalam proses pembangunan.
“Untuk lain sudah selesai dibangun dan warga sudah menempati rumah yang baru dilakukan perbaikan,” kata Suwarsono, Rabu (11/12/2024).
Dia menjelaskan, enam rumah warga ini bisa diperbaiki sebelum tahun anggaran 2024 berakhir sehingga optimistis perbaikan RTLH sesuai dengan rencana yang telah disusun. Suwarsono mengungkapkan, perbaikan sempat tertunda karena enam warga mundur dari penerima bantuan.
Keenam warga ini mundur dikarenakan tidak sanggup menutupi kekurangan untuk menyelesaikan pembangunan sampai tuntas. Menurut dia, bantuan bersifat stimulant sehingga penerima bantuan harus mengalokasikan anggaran swadaya guna menyelesaikan perbaikan.
“Mereka tidak siap anggaran secara swadaya. Jadi, bantuan dialihkan untuk warga yang lain,” katanya.
Menurut Suwarsono pergantian calon penerima ini juga membutuhkan proses karena harus melalui verifikasi lapangan agar bantuan dapat tepat sasaran. Hal tersebutlah yang membuat pembangunan keenam rumah sedikit terlambat ketiimbang penerima bantuan lainnya.
“Masih proses dan kami yakin bisa selesai tepat waktu sehingga target perbaikan di tahun ini bisa terselesaikan semuanya,” kata dia.
Kepala DPUPKP Sleman, Mirza Anfasury mengatakan tahun ini ada perbaikan RTLH sebanyak 778 unit. Total anggaran yang disediakan mencapai 11,04 miliar.
Menurut dia, bantuan yang diberikan bersifat simultan. Adapun besaran disesuaikan dengan kondisi kerusakan rumah dengan alokasi Rp20 juta untuk rusak berat, rusak sedang Rp15 juta dan rusak ringan sebesar Rp10 juta.
“Sebelum bantuan disalurkan juga ada proses verifikasi untuk memastikan bantuan bisa tepat sasaran,” kata Mirza.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan, perbaikan RTLH merupakan komitmen dari pemkab untuk memberikan fasilitas rumah layak huni bagi masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat digunakan sesuai peruntukannya dalam pembangunan rumah yang dimiliki keluarga penerima manfaat.
“Penting untuk kita ketahui bahwa RTLH bukan hanya sekadar masalah fisik bangunan. Ini juga berhubungan dengan aspek sosial, ekonomi dan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu kita punya tanggung jawab untuk berkontribusi dalam mengatasi masalah ini,” katanya.
Ia mengklaim, sejak 2021 lalu sudah dilakukan perbaikan RTLH sebanyak 4.050 unit yang tersebar di 17 kapanewon. “Untuk tahun ini yang diperbaiki melalui APBD kabupaten sebanyak 778 RTLH,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
MK menyatakan permohonan hak mempertahankan nomor HP saat berganti operator atau MNP tidak dapat diterima karena dinilai kabur.
Disdik Sleman menyebut laporan SD Negeri Ledoknongko tidak mencantumkan siswa sebagai ABK, berbeda dengan informasi awal kepolisian.
Kejagung menyatakan Kolonel Budi Utomo tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG dan ditahan sejak Agustus 2026 di Pomdam Jaya.
Indonesia menguasai 41% produksi nikel olahan dunia. Pemerintah mendorong hilirisasi berlanjut ke ekosistem baterai.
WJNC 2026 diperpanjang dari Tugu hingga Titik Nol Kilometer. Pemkot Jogja menargetkan 60.000 pengunjung dan siapkan rekayasa lalu lintas.