Bayi 1 Minggu Ditemukan dalam Kardus di Klitikan Pasar Sleman
Bayi laki-laki berusia sekitar satu minggu ditemukan dalam kardus di Klitikan Pasar Sleman. Polisi kini mencari keberadaan orang tuanya.
Potret pembangunan Tol Jogja-Solo segmen Klaten-Prambanan di Gerbang Tol Prambanan pada Sabtu (30/11/2024)./Harian Jogja - Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) dipastikan akan mengoperasikan jalur fungsional jalan Tol Jogja-Solo segmen Klaten-Prambanan sepanjang 8,60 kilometer.
Keberadaan jalur fungsional ini akan membuat waktu tempuh pengendara dari Klaten ke Prambanan hanya memerlukan waktu lima menit.
Direktur Utama PT JMJ Rudy Hardiansyah memastikan jalur fungsional Jalan Tol Jogja-Solo Klaten-Prambanan akan dioperasikan terhitung mulai 20 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025.
Jalur ini sengaja dibuka untuk mendukung arus lalu lintas selama Nataru. Dibuka selama dua pekan, jalur fungsional Tol Jogja-Solo segmen Klaten-Prambanan ini bisa dilewati 12 jam setiap harinya, dari pagi hingga petang.
"Pada periode tersebut, kami membuka jalur fungsional Jalan Tol Jogja-Solo segmen Klaten-Prambanan dengan jam operasional mulai pukul 06.00-18.00 WIB," jelasnya, Rabu (11/12/2024).
Rudy menambahkan jalur fungsional Tol Jogja-Solo segmen Klaten-Prambanan yang dibuka saat Nataru ini hanya boleh dilewati kendaraan Golongan I Non Bus/Kendaraan Kecil.
"Yang diperbolehkan melewati jalur fungsional ini khusus kendaraan Golongan I Non Bus/Kendaraan Kecil," tegas Rudy.
BACA JUGA: Lahan Pertanian di Bantul Diserang Monyet Ekor Panjang, DKPP: Belum Ada Solusinya
Kecepatan kendaraan yang melintas di jalur fungsional ini pun diatur khusus, belum bisa optimal seperti jalan tol yang telah beroperasi penuh.
"Untuk kecepatan maksimum pengguna jalan yang melewati jalur fungsional ini adalah 40 KM/jam," katanya.
Pembukaan jalur fungsional Tol Jogja-Solo segmen Klaten-Prambanan ini akan membuat waktu tempuh Klaten ke Prambanan hanya menjadi lima menit.
Pengendara bisa hemat sekitar 15 menit dibandingkan melintas di jalan nasional Jogja-Solo yang bisa memakan waktu 20 menit. Jalur ini juga membuat pengendara tak perlu melewati tujuh titik APILL yang tersebar di jalan Klaten hingga Prambanan.
Sebagai gambaran, jalan Tol Jogja-Solo segmen Klaten-Prambanan merupakan bagian dari pekerjaan tahap 1 Jalan Tol Jogja–Solo. Jalur fungsional ini akan dioperasikan dua arah jalur Ambon- Bandung atau persis dengan jalur tol yang sudah beroperasi yakni Tol Jogja-Solo Kartasura-Klaten.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bayi laki-laki berusia sekitar satu minggu ditemukan dalam kardus di Klitikan Pasar Sleman. Polisi kini mencari keberadaan orang tuanya.
Harga buyback emas Antam hari ini Rp2,505 juta per gram, naik 6,14% sejak awal 2026 namun masih di bawah rekor Januari.
Bagi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pembangunan infrastruktur dalam beberapa tahun terakhir menjadi modal penting untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi
Pembangunan ruas Kretek-Girijati yang dikenal sebagai Kelok 23 ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2026. Meski konstruksi segera rampung.
mpatkan kesejahteraan guru sebagai salah satu perhatian pemerintah. Salah satunya melalui pengangkatan guru menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja
Pegadaian bergerak cepat membantu pemulihan pascagempa di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)