514 Taruna Akmil Ikuti Kirab Perpisahan di Magelang
Kirab perpisahan 514 taruna Akmil di Magelang berlangsung meriah. Tradisi ini jadi simbol kedekatan taruna dan masyarakat.
Tenggelam - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Tim SAR gabungan dari Basarnas DIY, Polsek Jetis dan Polsek Pleret terus melakukan pencarian anak balita berusia empat tahun yang dilaporkan tenggelam di Sungai Belik, Jejeran, Wonokromo, Pleret, Sabtu (14/12/2024) siang.
Pencarian di hari kedua, Minggu (15/12/2024) melibatkan tiga regu Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 menyisir sungai dengan menggunakan dua Perahu LCR dan Pickraft dari blawong hingga dam Sindet dengan jarak 3,4 km.
Adapun SRU 2 melakukan pencarian visual dengan menyisir darat tepi sungai dari jembatan Karang semut hingga dam Demi berjarak 800 meter. Regu ini juga melakukan pengecekan di rumpun rumpun bambu.
Tim SRU terakhir melakukan pencarian dengan menggunakan drone Udara dan drone air dari dam blawong hingga dam sindet. Hingga berita ditulis petugas SAR gabungan masih terus melakukan pencarian.
BACA JUGA: Seorang Nelayan Dilaporkan Hilang dan Tenggelam di Pantai Samas Bantul
Diberitakan sebelumnya, Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widyana mengatakan peristiwa terjeburnya anak umur empat tahun tersebut diketahui pada pukul 11.30 WIB. "Dan, sampai saat ini, masih dilakukan pencarian," jelasnya.
Kasiops SAR DIY Distrik Bantul Bondan Supriyanto menambahkan, pencarian tidak hanya dilakukan oleh SAR DIY tapi juga melibatkan Basarnas, FPRB, warga masyarakat dan petugas dari Polsek Jetis dan Polsek Pleret. "Saat ini sedang dilakukan penyisiran," jelasnya.
Sebelumnya, Kapolres Bantul, AKBP Michael R Risakotta, mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada saat berada di aliran sungai. "Saat ini sudah musim penghujan dan debit air mungkin cenderung mengalami kenaikan, sehingga aliran sungai menjadi deras dan berpotensi menjadi rawan atau berbahaya," kata Michael dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/12/2024).
Maka dari itu, setiap masyarakat yang melakukan aktivitas di aliran sungai maupun di pinggiran sungai, diminta untuk selalu waspada dan berhati-hati.
"Paling tidak, masyarakat bisa mengetahui dulu, melihat medan yang akan dipergunakan untuk kegiatan, sehingga betul-betul aman dan tidak terjadi persoalan atau bahaya," jelas dia.
Banyaknya korban meninggal akibat tenggelam ini harus menjadi pengingat bagi semua orang akan bahaya yang mungkin terjadi saat beraktivitas di sekitar perairan.
“Keselamatan harus tetap diutamakan dan langkah pencegahan harus diambil untuk menghindari kecelakaan serupa terjadi lagi,” tutur dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kirab perpisahan 514 taruna Akmil di Magelang berlangsung meriah. Tradisi ini jadi simbol kedekatan taruna dan masyarakat.
IHSG hari ini dibuka melemah ke level 5.884,96 dipicu tekanan saham BBCA, BREN, dan BBRI. Investor masih menanti sentimen ekonomi dan arus modal asing.
Harga cabai rawit merah di PIHPS Nasional mencapai Rp91.650 per kg pada Senin, sementara telur ayam ras dijual Rp29.500 per kg.
SHOW Token mengalokasikan pendanaan US$100 juta untuk industri film Indonesia melalui teknologi blockchain dan memperluas ekosistem ekonomi kreatif.
BPJPH mempercepat sertifikasi halal UMK melalui Program SEHATI untuk memperkuat ekosistem halal nasional dan daya saing wisata halal Indonesia.
KPU Kota Jogja menggelar simulasi pemungutan suara inklusif bagi siswa disabilitas di SLB Negeri Pembina untuk meningkatkan kesiapan menghadapi Pemilu 2029.