Advertisement

Sambut Libur Natal dan Tahun Baru, Dinas Pariwisata Gunungkidul Rutin Pantau Kawasan Wisata

Andreas Yuda Pramono
Selasa, 17 Desember 2024 - 17:57 WIB
Maya Herawati
Sambut Libur Natal dan Tahun Baru, Dinas Pariwisata Gunungkidul Rutin Pantau Kawasan Wisata Aktivitas pariwisata di Kawasan Pantai Indrayanti di Kalurahan Tepus, Tepus beberapa waktu lalu. Harian Jogja - David Kurniawan

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul secara rutin melakukan pemantauan atau monitoring kawasan wisata guna mengantisipasi kecelakaan terhadap wisatawan.

Intensitas monitoring semakin meningkat menjelang perayaan Hari Raya Natal 2024 dan pergantian tahun.

Advertisement

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dispar Gunungkidul, Supriyanta mengatakan monitoring yang pihaknya lakukan berfokus pada kepastian keamanan dan kenyamanan wisatawan.

Keamanan dan kenyamanan wisatawan perlu Dispar jamin utamanya juga mempertimbangkan target angka kunjungan selama libur Natal dan Tahun Baru sebanyak 101.853 wisatawan dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp1,8 miliar.

“Libur Natal dan Tahun Baru adalah event besar setelah lebaran. Kegiatan pariwisata tidak dapat kami lakukan sendiri. Kami libatkan seluruh stakeholder lintas sektor melalui Surat Edaran [SE] kepada pelaku wisata dan Pokdarwis guna memastikan sarpras dan produk,” kata Supriyanta ditemui di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Gunungkidul, Selasa (17/12/2024).

BACA JUGA: Video Mesum Tersebar Pimpinan DPRD Gunungkidul Lapor Polisi, Badan Kehormatan Segera Selidiki

SE tersebut memuat beberapa poin penting seperti memastikan keamanan wisatawan di destinasi wisata bagi pemilik usaha jasa pariwisata. Keamanan juga semakin menjadi perhatian lantaran musim hujan memunculkan potensi bencana hidrometeorologi.

Sekretaris Daerah Gunungkidul, Sri Suhartanta mengatakan pontesi bencana hidrometorologi perlu diantisipasi. Sebab itu, Pemkab menggelar Apel Siaga Bencana Hidrometeorologi Basah di Alun-alun Wonosari, Selasa (17/12/2024).

Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menegaskan upaya upaya menumbuhkan kewaspadaan dini masyarakat dalam menghadapi musim hujan atau bencana hidrometeorologi membutuhkan proses pembelajaran dan pembiasaan.

Kewaspadaan dini perlu ditumbuhkan agar setiap anggota masyarakat paham lalu mengambil tindakan/ keputusan yang harus dilakukan ketika muncul gejala atau potensi bencana maupun ketika bencana terjadi.

 

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Korban Gempa di Myanmar Terperangkap Enam Hari, Diselamatkan Tim SAR Malaysia

News
| Kamis, 03 April 2025, 11:07 WIB

Advertisement

alt

Dusun Mlangi dan Jejak Islam di Jogja

Wisata
| Minggu, 23 Maret 2025, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement