TKD 2027 Jogja Meleset Rp17,6 Miliar, Anggaran Belanja Bakal Disesuaikan
Proyeksi TKD Jogja 2027 meleset Rp17,6 miliar. Pemkot bersama DPRD membahas penyesuaian belanja dalam RAPBD 2027.
Aktivitas pariwisata di Kawasan Pantai Indrayanti di Kalurahan Tepus, Tepus beberapa waktu lalu. Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul secara rutin melakukan pemantauan atau monitoring kawasan wisata guna mengantisipasi kecelakaan terhadap wisatawan.
Intensitas monitoring semakin meningkat menjelang perayaan Hari Raya Natal 2024 dan pergantian tahun.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dispar Gunungkidul, Supriyanta mengatakan monitoring yang pihaknya lakukan berfokus pada kepastian keamanan dan kenyamanan wisatawan.
Keamanan dan kenyamanan wisatawan perlu Dispar jamin utamanya juga mempertimbangkan target angka kunjungan selama libur Natal dan Tahun Baru sebanyak 101.853 wisatawan dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp1,8 miliar.
“Libur Natal dan Tahun Baru adalah event besar setelah lebaran. Kegiatan pariwisata tidak dapat kami lakukan sendiri. Kami libatkan seluruh stakeholder lintas sektor melalui Surat Edaran [SE] kepada pelaku wisata dan Pokdarwis guna memastikan sarpras dan produk,” kata Supriyanta ditemui di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Gunungkidul, Selasa (17/12/2024).
SE tersebut memuat beberapa poin penting seperti memastikan keamanan wisatawan di destinasi wisata bagi pemilik usaha jasa pariwisata. Keamanan juga semakin menjadi perhatian lantaran musim hujan memunculkan potensi bencana hidrometeorologi.
Sekretaris Daerah Gunungkidul, Sri Suhartanta mengatakan pontesi bencana hidrometorologi perlu diantisipasi. Sebab itu, Pemkab menggelar Apel Siaga Bencana Hidrometeorologi Basah di Alun-alun Wonosari, Selasa (17/12/2024).
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menegaskan upaya upaya menumbuhkan kewaspadaan dini masyarakat dalam menghadapi musim hujan atau bencana hidrometeorologi membutuhkan proses pembelajaran dan pembiasaan.
Kewaspadaan dini perlu ditumbuhkan agar setiap anggota masyarakat paham lalu mengambil tindakan/ keputusan yang harus dilakukan ketika muncul gejala atau potensi bencana maupun ketika bencana terjadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Proyeksi TKD Jogja 2027 meleset Rp17,6 miliar. Pemkot bersama DPRD membahas penyesuaian belanja dalam RAPBD 2027.
PJT II segera memulai proyek PLTS terapung 100 MW di Waduk Jatigede. Proyek Jatiluhur berkapasitas 80 MW masih dalam studi kelayakan.
BKPM mencabut IUP PT Kristalin Ekalestari di Papua setelah ditemukan pembukaan lahan tambang di kawasan hutan tanpa persetujuan kehutanan.
Pemkab Temanggung mengalokasikan Rp6,9 miliar untuk pembangunan jaringan irigasi air tanah di empat lokasi yang ditargetkan rampung akhir 2026.
Sultan HB X mengingatkan Karang Taruna agar mengutamakan dampak nyata bagi warga melalui inovasi sosial, pemberdayaan, dan kolaborasi.
Simak simulasi UMK Jawa Tengah 2027 jika naik 9,5%. UMK Kota Semarang diproyeksikan mencapai Rp4,05 juta, disusul Demak dan Kendal.