Selomartani Kembangkan Pertanian Cerdas IoT, Jadi Percontohan Sleman
Selomartani mulai mengembangkan pertanian cerdas berbasis IoT melalui CSR AAMAI 2026 untuk memperkuat ketahanan pangan dan produktivitas petani.
Ilustrasi sampah organik - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, SLEMAN—UPTD Pelayanan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman mencatat ada kenaikan tonase sampah sekitar 10% selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Penyumbang sampah paling besar salah satunya Lapangan Denggung.
Kepala UPTD Pelayanan Persampahan DLH Sleman, Rita Probowati mengatakan pengangkutan sampah sejak Selasa (24/12/2024) atau selama libur Natal mereka lakukan seperti hari-hari biasa. Tidak ada penambahan tonase sampah signifikan dari rata-rata tonase setiap harinya.
BACA JUGA : Anggaran Pengolahan Sampah di Sleman Tembus Rp53,7 Miliar di 2025
Sementara volume sampah ketika perayaan pergantian malah tahun baru di Lapangan Denggung mencapai sekitar 4,5 ton. UPTD menurunkan 16 personel guna mengangkut sampah-sampah perayaan pergantian tahun. Selain di Lapangan Denggung, keramaian juga berada di sekitar Stadion Maguwoharjo dan Lapangan Pemda Sleman.
“Kami hanya menganggkut sampah dari pelanggan dan sebaran sampah liar di titik-titik tertentu seperti ring road,” kata Rita dihubungi, Kamis (2/1/2025).
Khusus sampah hotel, Rita menjelaskan hampir semua hotel di Bumi Sembada telah mengelola sampah mandiri. Sisa-sisa makanan atau sampah organic di hotel disalurkan ke peternak dan perikanan. Sedangkan, sampah anorganik hampir semua laku dijual.
Lain sektor, kawasan wisata juga telah mengelola sampah baik secara mandiri maupun bekerja sama dengan pihak swasta.
“Kawasan wisata yang menjadi pelanggan kami seperti Kaliurang untuk organik dikelola sendiri sedangkan anorganik diangkut ke TPST [Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu]. Pelanggan kami saat ini sekitar 350 pelanggan,” katanya.
Koordinator TPR Kawasan Wisata Kaliurang, Danang Sumbodo mengatakan sampah warga Kaliurang diambil oleh pihak dusun setempat untuk dikelola. Sedangkan, sampah dari destinasi tertentu seperti Tlogo Putri yang notabene menimbulkan sampah dalam jumlah besar diambil petugas UPTD setiap hari Rabu.
“Sampah dari pelaku wisata biasanya dikumpulkan tiap hari Minggu. Nanti ada petugas yang mengambil; untuk sampah selama libur Nataru saya tidak tahu jumlahnya,” kata Danang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selomartani mulai mengembangkan pertanian cerdas berbasis IoT melalui CSR AAMAI 2026 untuk memperkuat ketahanan pangan dan produktivitas petani.
Empat anak Michael Bambang Hartono menerima warisan saham senilai sedikitnya US$2,93 miliar dari perusahaan induk keluarga Hartono.
Perizinan training ground PSS Sleman disebut sudah lengkap. Pemkab Sleman kini tinggal menunggu persetujuan Kementerian ATR.
Meutya Hafid menyebut data pemerintah yang terhubung penting untuk memastikan perlindungan sosial tepat sasaran dan tidak ada warga yang terlewat.
Lamborghini Temerario hadir di Indonesia dengan mesin V8 twin-turbo dan teknologi elektrifikasi yang menghasilkan tenaga hingga 920 PS.
KAI Daop 6 Jogja menegaskan pelaku pelecehan seksual dapat masuk blacklist dan dilarang menggunakan kereta api hingga 20 tahun.