Advertisement
Rata-rata Timbulan Sampah di Sleman Menyentuh 601 Ton per Hari
Ilustrasi sampah. Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman mencatat rata-rata timbulan sampah per hari mencapai 601,6 ton. Timbulan sampah tersebut dihasilkan dari aktivitas 1.157.000 penduduk Sleman.
Kepala DLH Sleman, Epiphana Kristiyani mengatakan guna mengatasi timbulan sampah setiap harinya, DLH siap mengelolanya di dua Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang berada di Sedangsari, Minggir, dan Tamamartani, Kalasan.
Advertisement
BACA JUGA: Musim Libur Sampah Meningkat di Kulonprogo, Pusatnya di Wates dan Pantai Glagah
Selain itu, Sleman juga memiliki 42 Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R). “Pada 2024, kami juga membangun TPST Donokerto. Mesin TPST ini akan kami lengkapi pada tahun anggaran 2025,” kata Epiphana dihubungi, Kamis (2/1).
Sebelumnya, UPTD Pelayanan Persampahan DLH Sleman mencatat ada kenaikan tonase sampah sekitar 10% selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Apabila melihat rata-rata timbulan sampah per hari, maka ada kenaikan 60,16 ton.
Kepala UPTD Pelayanan Persampahan DLH Sleman, Rita Probowati mengatakan hampir semua hotel di Bumi Sembada telah mengelola sampah mandiri. Sisa-sisa makanan atau sampah organik di hotel disalurkan ke peternak dan perikanan. Sedangkan, sampah anorganik hampir semua laku dijual.
Lain sektor, kawasan wisata juga telah mengelola sampah baik secara mandiri maupun bekerja sama dengan pihak swasta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
- Libur Lebaran Ramai, Kamar Hotel DIY Justru Banyak Kosong
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
Advertisement
Advertisement








