Advertisement
Tulat, KPU Sleman Tetapkan Paslon Pemenang Pilkada
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman, Ahmad Baehaqi. - Harian Jogja/Jumali
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman akan menetapkan Pasangan Calon (Paslon) Bupati – Wakil Bupati terpilih 2024 pada tulat, Kamis (9/1/2025).
Ketua KPU Sleman, Ahmad Baehaqi mengatakan KPU RI telah menerbitkan surat Nomor 24/2025 ihwal penetapan Paslon terpilih dalam Pilkada 2025. Dalam surat tersebut dinyatakan bahwa KPU Provinsi/Kabupaten yang tidak memiliki perselisihan hasil pemilihan atau sengketa agar dapat segera menetapkan Paslon terpilih tiga hari setelah surat No. 24/2025 tersebut tersebut. “Berdasarkan surat itu, KPU Sleman akan menetapkan Paslon terpilih pada Kamis 9 Januari 2025,” kata Baehaqi dihubungi, Senin (6/1/2025).
Advertisement
Paslon terpilih yang akan KPU Sleman tetapkan sebagai Bupati–Wakil Bupati Sleman adalah Harda Kiswaya–Danang Maharsa. Paslon nomor 02 tersebut mendapat 381.580 suara. Mereka unggul lebih dari 100.000 suara daripada Paslon Kustini Sri Purnomo – Sukamto.
Adapun Harda Kiswaya telah menyampaikan dia dan Danang Maharsa telah menyiapkan program 100 hari pertama kerja. Salah satu program tersebut adalah melakukan sinkronisasi program yang dituangkan dalam Rancangan APBD 2025 dengan visi misi mereka miliki.
Dalam 100 hari pertama kerja tersebut, mereka juga akan memetakan dan mengevaluasi program yang telah Pemkab Sleman jalankan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
- Libur Lebaran Ramai, Kamar Hotel DIY Justru Banyak Kosong
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
Advertisement
Advertisement






