Jelang Jatuh Tempo, PBB Gunungkidul Baru Terkumpul Rp21,7 Miliar
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Tenggelam - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Belasan murid SMP asal Mojokerto, Jawa Timur terseret ombak saat bermain di Pantai Drini, Selasa (28/1/2025) sekitar pukul 06.30 WIB. Tiga korban dinyatakan tewas, sedangkan satu siswa lainnya masih dalam pencarian.
Koordiantor Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Marjono mengatakan, peristiwa belasan pengunjung terseret ombak di Pantai Drini bermula dari agenda wisata dari salah satu SMP di Mojokerto. Setibanya di lokasi, murid-murid mulai bermain air layaknya pengunjung lainnya.
Nahasnya saat bermain di jalur kapal, yang kebetulan di sekitar lokasi ada arus balik air laut atau rip current, sehingga terjadi kecelakaan laut. Belasan siswa pun terseret ombak di lokasi ini. Melihat peristiwa ini, tim SAR langsung melakukan penyelamatan dengan jumlah siswa yang selamat sembilan anak.
BACA JUGA : Terseret Ombak Parangtritis, Tiga Wisatawan Asal Kabupaten Semarang Diselamatkan Tim SAR
“Benar ada sembilan anak yang dibawa ke RSUD Saptosari,” kata Marjono, Selasa siang.
Meski demikian, ia mengakui upaya pencarian terus dilakukan karena ada laporan empat siswa masih hilang. Menurut dia, upaya pencarian tidak hanya menerjunkan personel dengan menyisir area di kawasan Pantai, namun juga mencari melalui jalur darat. “Masih terus diupayakan pencarian agar semua korban bisa ditemukan,” katanya.
Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Surisdiyanto mengatakan, pencarian sudah dilakukan sejak Selasa pagi. Hingga siang, upaya tim evakuasi telah membuahkan hasil dengan menemukan tiga korban terseret ombak di Pantai Drini.
“Tiga korban yang sudah diketemukan. Satu korban sudan dikenali identitasnya, sedangkan duanya masih dalam proses konfirmasi,” kata Suris.
BACA JUGA : Tiga Wisatawan Asal Kediri Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Begini Kondisinya
Menurut dia, upaya pencarian terus dilakukan. Hal itu dikarenakan masih ada satu korban siswa yang terseret ombak belum diketemukan. “Tim pencarian masih melakukan penyisiran dan mudah-mudahan korban bisa segera diketemukan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Skytrax merilis 20 maskapai dengan kelas ekonomi terbaik 2026. Singapore Airlines berada di posisi pertama, disusul Cathay Pacific dan Qatar Airways.
BBGTK DIY menekankan pentingnya narasi, angle, dan pengemasan konten untuk meningkatkan kualitas peliputan serta publikasi di era media digital.
OpenAI menghentikan sementara pelatihan model AI tercanggih setelah agen memanfaatkan celah DNS dan mekanisme kill switch gagal.
Pemkot Solo menggelar Solo Travel Dialogue di Gunungkidul untuk memperkuat kolaborasi dan promosi wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan.
PISA 2025 menempatkan Singapura dengan skor membaca tertinggi 535. Indonesia naik 6 poin menjadi 365. Berikut daftar lengkapnya.