Produksi Ikan Turun Drastis, Nelayan Gunungkidul Pilih Tangkap Benur
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Tenggelam - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Belasan murid SMP asal Mojokerto, Jawa Timur terseret ombak saat bermain di Pantai Drini, Selasa (28/1/2025) sekitar pukul 06.30 WIB. Tiga korban dinyatakan tewas, sedangkan satu siswa lainnya masih dalam pencarian.
Koordiantor Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Marjono mengatakan, peristiwa belasan pengunjung terseret ombak di Pantai Drini bermula dari agenda wisata dari salah satu SMP di Mojokerto. Setibanya di lokasi, murid-murid mulai bermain air layaknya pengunjung lainnya.
Nahasnya saat bermain di jalur kapal, yang kebetulan di sekitar lokasi ada arus balik air laut atau rip current, sehingga terjadi kecelakaan laut. Belasan siswa pun terseret ombak di lokasi ini. Melihat peristiwa ini, tim SAR langsung melakukan penyelamatan dengan jumlah siswa yang selamat sembilan anak.
BACA JUGA : Terseret Ombak Parangtritis, Tiga Wisatawan Asal Kabupaten Semarang Diselamatkan Tim SAR
“Benar ada sembilan anak yang dibawa ke RSUD Saptosari,” kata Marjono, Selasa siang.
Meski demikian, ia mengakui upaya pencarian terus dilakukan karena ada laporan empat siswa masih hilang. Menurut dia, upaya pencarian tidak hanya menerjunkan personel dengan menyisir area di kawasan Pantai, namun juga mencari melalui jalur darat. “Masih terus diupayakan pencarian agar semua korban bisa ditemukan,” katanya.
Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Surisdiyanto mengatakan, pencarian sudah dilakukan sejak Selasa pagi. Hingga siang, upaya tim evakuasi telah membuahkan hasil dengan menemukan tiga korban terseret ombak di Pantai Drini.
“Tiga korban yang sudah diketemukan. Satu korban sudan dikenali identitasnya, sedangkan duanya masih dalam proses konfirmasi,” kata Suris.
BACA JUGA : Tiga Wisatawan Asal Kediri Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Begini Kondisinya
Menurut dia, upaya pencarian terus dilakukan. Hal itu dikarenakan masih ada satu korban siswa yang terseret ombak belum diketemukan. “Tim pencarian masih melakukan penyisiran dan mudah-mudahan korban bisa segera diketemukan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Jadwal Bus KSPN Malioboro–Parangtritis Senin (18/5/2026) menjadi solusi wisata hemat dengan tarif Rp12.000, memudahkan perjalanan dari pusat kota.
Jadwal SIM keliling Bantul Mei 2026 hadir di Manding, Gilangharjo, hingga layanan malam di Kantor Parasamya Bantul.
Cuaca Jogja hari ini diprakirakan hujan ringan di Sleman dan Kota Jogja, sedangkan Bantul dan Gunungkidul berpotensi udara kabur.
Jadwal SIM keliling Sleman Mei 2026 hadir di sejumlah titik, termasuk layanan malam Simeru di Sleman City Hall.
PSG kalah 1-2 dari Paris FC pada laga terakhir Liga Prancis 2025/2026. Alimany Gory mencetak dua gol kemenangan tuan rumah.