Hujan Mulai Turun, Kekeringan di Gunungkidul Belum Teratasi
Hujan ringan mulai terpantau di Gunungkidul, tetapi kekeringan masih berlangsung. BPBD menyiapkan anggaran Rp2,359 miliar untuk distribusi air bersih.
Aksi pemain PSIM Jogja saat bertanding melawan Persiraja Banda Aceh dalam lanjutan Liga 2 2025 di Stadion Mandala Krida, Jumat (31/1/2025)./Istimewa-PSIM
Harianjogja.com, JOGJA—Tak hanya membuat PSIM Jogja menguasai klasemen sementara Grup X Babak 8 Besar Liga 2 2024/2025, kemenangan atas Persiraja, Jumat (31/1/2025) sore WIB juga menjadi momen balas dendam yang sempurna bagi Laskar Mataram. Laga yang digelar di Stadion Mandala Krida, Jumat sore itu berkesudahan dengan skor 2-0 untuk PSIM Jogja.
Kedua gol kemenangan Laskar Mataram dalam laga tersebut masing-masing dicetak oleh Sheva di menit ke-47, dan Rafinha di menit ke-76. Kemenangan itu membuat PSIM Jogja nyaman di puncak klasemen dengan torehan poin sempurna, 9.
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi, di mana Persiraja tampil lebih dominan dalam penguasaan bola. Tim tamu mencoba menekan pertahanan PSIM sejak awal dengan serangan-serangan cepat.
Namun, lini pertahanan PSIM yang dikomandoi dengan disiplin mampu menghalau berbagai ancaman dari Persiraja.
PSIM sendiri memilih bermain lebih sabar dan cenderung menunggu kesempatan lewat serangan balik. Beberapa peluang tercipta dari kedua tim, tetapi hingga babak pertama usai, skor tetap imbang 0-0.
Memasuki babak kedua, PSIM langsung melakukan pergantian pemain yang terbukti menjadi kunci kemenangan. Roken masuk menggantikan Arya Gerryan, yang memberikan energi baru di sektor sayap kiri Laskar Mataram. Pergantian ini langsung membuahkan hasil di menit ke-47.
Gol pertama PSIM tercipta dari skema serangan balik cepat. Tercipta berkat umpan cut-back Fariz di sisi kiri pertahanan lawan, ia mengirim bola yang kemudian disambut dengan tendangan mendatar oleh Savio Sheva yang sukses mengoyak gawang Persiraja dan membawa PSIM unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Persiraja meningkatkan intensitas serangan mereka dengan harapan menyamakan kedudukan. Akan tetapi PSIM tetap tampil solid di lini belakang, dengan Harlan di bawah mistar gawang beberapa kali melakukan penyelamatan gemilang.
Di menit ke-76, PSIM kembali memanfaatkan serangan balik cepat untuk menggandakan keunggulan.
Kali ini giliran Roken yang beraksi, dengan kecepatannya ia menyisir sisi kanan pertahanan Persiraja dan mengirimkan umpan matang ke tengah kotak penalti. Rafinha yang berdiri di posisi ideal langsung menyambar bola dan mencetak gol kedua untuk PSIM.
Meski tertinggal dua gol, Persiraja tidak menyerah. Laskar Rencong terus berupaya menekan dan menciptakan peluang.
Namun, pertahanan solid PSIM serta performa apik Harlan membuat setiap peluang Persiraja gagal berbuah gol. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 2-0 untuk kemenangan PSIM Jogja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hujan ringan mulai terpantau di Gunungkidul, tetapi kekeringan masih berlangsung. BPBD menyiapkan anggaran Rp2,359 miliar untuk distribusi air bersih.
Operasi Patuh 2026 berlangsung 26 Oktober–8 November. Polri menyoroti pelanggaran melawan arus dan mengedepankan edukasi serta penegakan hukum.
PT KA Properti Manajemen dijadwalkan menjalani sidang tuntutan dalam perkara dugaan suap Rp1,36 miliar terkait proyek DJKA Kemenhub.
Bank Jateng meraih penghargaan Penggerak Ekonomi Daerah di detikJateng-Jogja Awards 2026 berkat perannya mendukung UMKM dan pembangunan daerah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengingatkan peserta TKA SMA menerapkan 3M, mulai dari menguasai materi hingga menjaga mental dan mengatur waktu.
Bandara King Khalid di Riyadh kembali melayani sebagian penerbangan setelah ditutup dua pekan. Houthi kembali memperingatkan maskapai dan penumpang.