PSS Gelar Latihan Penyelesaian Akhir, Suporter Datangi Lapangan Pakembinangun

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Rabu, 05 Februari 2025 20:17 WIB
PSS Gelar Latihan Penyelesaian Akhir, Suporter Datangi Lapangan Pakembinangun

Suporter menyampaikan aspirasinya kepada jajaran tim pelatih dan pemain PSS di Lapangan Pakembinagun pada Rabu (5/2/2025)/Harian Jogja -- Catur Dwi Janati 

Harianjogja.com, SLEMAN–Tiga pertandingan tanpa hasil kemenangan menjadi evaluasi bagi PSS Sleman menghadapi pertandingan kandang kontra Bali United di Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah, Minggu (9/2/2025).

“Kami tidak bisa bicara tentang keluhan terhadap pemain, mereka latihan selalu maksimal. Kami juga tidak boleh salah paham, pertandingan terakhir kami akui tidak maksimal bukan karena pemain tidak berusaha maksimal saat pertandingan dan kerja keras di latihan,” ungkap Pelatih Kepala PSS, Mazola Junior saat wawancara seusai latihan di Lapangan Pakembinangun, Sleman, Rabu (5/2/2025) siang.

Mazola menyatakan pertandingan melawan Persik Kediri tidak bisa dianggap satu pertandingan. Hal ini karena ia merasa laga berjalan kurang maksimal dengan situasi lapangan yang tidak layak untuk menggelar pertandingan.

“Pertandingan menghadapi Persik tidak bisa kita hitung. Ini karena kita bermain di kandang lawan dengan situasi lapangan yang tidak layak dan mendapatkan satu poin,” ucapnya.

BACA JUGA: Satu Bulan di Awal 2025, Terjadi 160 Kecelakaan Lalu Lintas di Bantul

Pelatih asal Brasil ini juga mengakui timnya tidak bisa memanfaatkan kesempatan mencetak gol saat dalam posisi mendominasi permainan. Melalui sudut pandangnya, Mazola menyebutkan hal ini terjadi karena Dewi Fortuna tidak berpihak kepada PSS.

“Jadi ketika kita melawan Persik, Padang dan Borneo, tim kita banyak kesempatan mencetak gol tapi kita belum beruntung tidak bisa mencetak gol ke gawang lawan itu saja. Dari segi permainan sudah bagus sesuai harapan dari pelatih ke pemain,” katanya.

Jenis latihan yang mendukung produktivas gol juga telah dijalani Cleberson dan kolega melalui sesi latihan akhir di depan gawang. “Kami menggelar latihan rutin penyelesaian akhir dengan tiga gawang. Tujuannya jelas untuk melatih akurasi ke target dan dua gawang untuk cetak gol. Jadi tim pelatih berikan materi tersebut untuk meningkatkan nafsu mencetak gol,” jelasnya.

“Latihan metode tersebut untuk penyelesaian akhir cetak gol ke gawang. Jadi kita terus berikan materi latihan tersebut dan asah ketenangan untuk cetak gol.”

Latihan ini juga disaksikan para suporter PSS Sleman yang mendatangi langsung latihan skuat Super Elja di Lapangan Pakembinagun. Sempat menyampaikan aspirasinya di hadapan jajaran tim pelatih dan pemain, suporter menagih komitmen tim PSS Sleman agar bisa tampil lebih baik di laga-laga selanjutnya. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online