Advertisement
Angka Pengangguran di Bantul Capai 3,62 %, Paling Banyak Lulusan SMA/SMK
Ilustrasi pengangguran - Pixabay
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertans) Kabupaten Bantul mencatat angka pengangguran terbuka di Bantul mencapai 3,62 %. Lulusan SMA/SMK menjadi penyumbang angka pengangguran tertinggi di Bantul.
"Lulusan SMA/SMK menjadi penyumbang pengangguran tertinggi karena beberapa hal. Salah satunya adalah jumlah kelulusan SMA/SMK di Bantul cukup banyak setiap hari, dan sebagian dari mereka tidak memilih mencari kerja daripada kuliah," kata Kepala Disnakertrans Kabupaten Bantul, Istirul Widilastuti, Rabu (12/2/2025).
Advertisement
BACA JUGA: Kirim 37 Orang ke Batam, Disnakertrans Klaim Jumlah Pengangguran Kulonprogo Turun
Meski demikian, Istirul menyatakan secara umum, angka pengangguran di Bantul yang mencapai 3,62 persen menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Sebab, pada 2023, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka pengangguran di Bantul mencapai 3,68%, sedangkan pada 2022 angka pengangguran di Bantul tercatat 3,97%.
Untuk menekan angka pengangguran, Istirul menyatakan Disnakertrans Bantul terus menggelar sejumlah pelatihan yang bisa diakses oleh masyarakat. Pelatihan-pelatihan tersebut diharapkan mampu menekan angka pengangguran di Bantul yang pada 2025 ditarget mencapai 3,5%. "Target kami 3,5%. Makanya kami optimalkan sejumlah pelatihan," jelasnya.
BACA JUGA: Jumlah Pengangguran DIY Turun 3,32 Ribu Orang pada Agustus 2024
Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnakertrans Bantul, Rina Dwi Kumaladewi mengungkapkan, usaha lain yang dilakukan oleh Disnakertrans Bantul untuk menekan angka pengangguran adalah dengan memberikan info lowongan kerja bagi warga yang menganggur maupun yang telah terkena pemutusan hubungan kerja. "Harapannya mereka bisa mengakses info yang kami bagikan," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Petani Diminta Siap Hadapi Kekeringan, Kementan Siapkan 80 Ribu Pompa
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








