Pembangunan Taman Budaya Sleman Capai 70 Persen, Rampung Juli 2026
Pembangunan Taman Budaya Sleman mencapai 70 persen dan ditargetkan rampung pada 22 Juli 2026. Total kebutuhan anggaran proyek diperkirakan Rp137,5 miliar.
Plt. Kepala Dinas DP3 Sleman, Suparmono memantau proses vaksinasi booster di Kelompok Ternak Lembu Aji, Pondok Kulon, Kalurahan Kalitirto, Berbah, Sleman pada Kamis, (13/2/2025)./Istimewa-DP3 Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman menggelar vaksinasi booster penyakit mulut dan kuku (PMK) pada Kamis (13/2/2025) dan Selasa (18/2/2025). Vaksinasi booster ini penting agar ternak memiliki kekebalan terhadap virus dari genus Apthovirus.
Plt. Kepala DP3 Sleman, Suparmono mengatakan kegiatan vaksinasi booster tersebut melibatkan 73 personel baik dari petugas dan sukarelawan medik maupun paramedik veteriner di Pemda DIY. Pada Kamis, ada 49 personel terlibat. Sedangkan, ada 24 personel melakukan vaksinasi pada Selasa mendatang.
Adapun sembilan kecamatan/ kapanewon yang menjadi sasaran vaksinasi booster, yaitu Prambanan, Berbah, Cangkringan, Turi, Ngemplak, Mlati, Pakem, Moyudan, dan Ngaglik. DP3 tidak melakukan vaksinasi sendiri, mereka bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY, Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates, Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), Paramedik Veteriner dan Inseminator Indonesia (Paravetindo), serta Universitas Gadjah Mada (UGM).
Menurut Suparmono, vaksinasi booster sangat penting lantaran penyebaran PMK tergolong cepat dan mudah hanya melalui airborne. Penyebaran dari satu titik ke titik yang lain merentang pada radius 10 kilometer (km).
Lebih jauh, dia mengatakan capaian vaksinasi PMK pada Januari 2025 mencapai 100%. Rinciannya adalah 2.333 dosis untuk sapi dan 161 dosis untuk kambing serta domba. Pada Februari 2025, DP3 telah mendapat kuota vaksin PMK sebanyak 273 botol atau 6.825 dosis.
Dia juga menyampaikan jumlah kasus PMK di Kabupaten Sleman sejak Minggu, (1/12/2024) hingga Rabu (12/2/2025) pukul 23.59 WIB mencapai 318 ekor. Dari jumlah itu, jumlah ternak sembuh ada 206 ekor, mati 22 ekor, dan potong bersyarat 19 ekor.
Sisa kasus PMK saat ini mencapai 71 ekor. Persebaran kasus tersebut, yaitu Kapanewon Cangkringan ada 36 kasus, Mlati 18 kasus, Prambanan sembilan kasus, Kalasan tiga kasus, Sleman tiga kasus, dan Ngemplak dua kasus. “Kapanewon lainnya seperti Moyudan, Minggir, Godean, Gamping, Seyegan, Tempel, Ngaglik, Pakem, Turi, Depok, dan Berbah tidak kami temukan kasus PMK,” kata Suparmono dikonfirmasi, Jumat (14/2/2025).
Ihwal proses vaksin, Suparmono menegaskan tidak semua ternak bisa menerima vaksin. Ada syarat yang harus terpenuhi, seperti ternak berusia minimal tiga bulan, ternak dalam kondisi sehat, serta ternak tidak dalam keadaan bunting. Deteksi kebuntingan dapat dilakukan oleh petugas menggunakan metode palpasi perektal ataupun dengan alat Ultrasonography (USG).
Sementara itu, Ketua Koperasi Pemasaran Boyong Sari Mulya, Wahyudi mengatakan semua sapi-sapi milik peternak sejumlah 250 ekor yang masuk sebagai anggota telah mendapat vaksin PMK.“Terakhir Rabu kemarin kami melakukan vaksinasi. Itu vaksinasi mandiri. Kalau bantuan vaksin dari Kementerian Pertanian ada untuk 125 ekor sapi,” kata Wahyudi.
Dalam penyuntikkan vaksin tersebut baik vaksin mandiri maupun bantuan dibantu oleh petugas Puskeswan Pakem.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan Taman Budaya Sleman mencapai 70 persen dan ditargetkan rampung pada 22 Juli 2026. Total kebutuhan anggaran proyek diperkirakan Rp137,5 miliar.
Pelemahan rupiah terhadap dolar AS menekan biaya produksi dan logistik eksportir furnitur Sleman. KADIN dorong stimulus ekonomi bagi pelaku usaha.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 13 Juni 2026 tersedia sejak pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap keberangkatan terbaru.
Jadwal Angkutan KSPN Jogja 13 Juni 2026 dari Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Drini. Tarif mulai Rp12.000 hingga Rp26.000.
ARTJOG 2026 digelar 19 Juni-30 Agustus di JNM Yogyakarta dengan tema ARS LONGA: GENERATIO dan melibatkan 96 seniman lintas generasi.
Kisah inspiratif Agung Sulistyo, mantan satpam ini berhasil meraih gelar doktor dari UMY setelah melalui perjuangan panjang.