Advertisement
Gandeng Kopasgat, Satpol PP Jogja Gelar Latihan Kedisiplinan
Gelaran latihan kedisplinan personel Satpol PP Kota Jogja yang turut menggandeng pasukan Kopasgat TNI AU / Dokumentasi Satpol PP Kota Jogja
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA— Sebanyak 50 personel Satpol PP Kota Jogja yang tergabung dalam Satuan Tugas Perlindungan Masyarakat (Satgas Linmas) dan Satgas Linmas Kurangi Resiko Bencana (MAS KRISNA) diterjunkan untuk mengikuti latihan kedisiplinan di Pulesari, Turi, Sleman pada 17-20 Februari 2025.
Kepala Satpol PP Kota Jogja Octo Noor Arafat menjelaskan pihaknya turut menggandeng Korps Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI Angkatan Udara (AU). Pelatihan meliputi pemberian berbagai materi. Mulai dari latihan fisik, ketahanan mental, hingga simulasi penanganan situasi darurat.
Advertisement
Di bawah bimbingan instruktur dari Kopasgat TNI AU, para peserta mendapatkan pelatihan tentang teknik pertolongan pertama, evakuasi darurat, serta pengendalian massa dalam situasi krisis.
"Semua aspek diajarkan dengan pendekatan sistematis guna membentuk personel yang sigap, disiplin, dan tanggap terhadap keadaan darurat," ujar Octo, Kamis (20/2/2025).
Octo menambahkan, pelatihan kedisiplinan ini diharapkan dapat menanamkan nilai loyalitas, tanggung jawab, serta semangat pengabdian kepada masyarakat. Para peserta tidak hanya dilatih untuk menjadi kuat secara fisik, tetapi juga matang dalam sikap dan mental. Mereka diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat di Kota Jogja.
“Kami berharap anggota Satgas Linmas dan 'MAS KRISNA' dapat semakin profesional dalam menjalankan tugasnya. Kedisiplinan, kesiapan, dan kemampuan mereka di lapangan akan sangat berpengaruh dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat,” imbuhnya.
Ke depan, berbagai program peningkatan kapasitas akan terus dilakukan. Ini untuk memastikan setiap anggota Satgas Linmas dan Mas Krisna memiliki keterampilan serta kesiapan yang optimal dalam menjalankan tugasnya. Salah satu anggota "MAS KRISNA", Agung Wijaya menyebut pelatihan ini bermanfaat untuk meningkatkan kedisiplinan.
BACA JUGA: KPK: Harun Masiku Lolos dari OTT Karena Intervensi Hasto Kristiyanto
"Kegiatan seperti ini rutin dilakukan. Diimbangi dengan praktik di lapangan dan instruktur-struktur yang memadai baik dari PMI, BASARNAS, dan TNI AU. Kegiatan ini menambah pengetahuan serta kesiapan kami sebagai personel yang terlatih," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kepulangan Warga Gaza di Rafah Diwarnai Intimidasi dan Pelecehan
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- Pemkab Bantul Pastikan Program MBG Tetap Jalan Selama Ramadan 2026
- Dugaan Pelecehan Anak di Umbulharjo, Terduga Pelaku Diringkus Polisi
- Pergatsi Gunungkidul Siapkan Piala Bupati 2026
- Jelang Ramadan 2026, Sleman Diprediksi Surplus Cabai dan Daging
- Program Makan Bergizi Pemkab Gunungkidul Serap Ratusan Tenaga Kerja
Advertisement
Advertisement







