Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Ilustrasi mobil.dok.harianjogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebuah mobil ditemukan di sebuah pematang sawah di wilayah Pakem dengan kondisi terdapat sejumlah lubang seperti bekas tembakan.
Informasi ini awalnya ramai di media sosial, di mana ada salah satu unggahan dengan narasi ditemukannya sebuah mobil dalam keadaan kosong ditinggal pemiliknya pada pukul 01.30 WIB.
Mobil tersebut juga disebut terdapat beberapa lubang seperti bekas tembakan. Di video yang diunggah itu, nampak mobil Ayla berwarna putih dengan kondisi lampu sein yang masih menyala.
Perihal temuan tersebut, Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Salamun menjelaskan bila mobil tersebut telah diamankan oleh petugas kepolisian. "Mobil sudah diamankan Polsek Sleman," kata Salamun pada Selasa (25/2/2025).
Sebelum ditemukan di sebuah pematang sawah di wilayah Karanggeneng, Purwobinangun, mobil putih lebih dahulu tersebut terlibat rentetan peristiwa.
"Awal mula penanganan dari Polsek Sleman. Kemudian di back up Polsek Pakem dan Satreskrim Polresta Sleman. Ada rentetannya," tegasnya.
Kini petugas kepolisian masih melakukan proses penyelidikan terhadap perkara ini."Perkara masih proses penyelidikan," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina