Advertisement
Sinergi Baik Kabupaten dan Kota DIY Jadi Kunci Target Investasi DIY Terpenuhi dalam Tiga Tahun Terakhir
Kepala DPMPTSP DIY, Agus Priono (kanan) dan Pemimpin Redaksi Harian Jogja Anton Wahyu Prihartono dalam audiensi bersama dengan Harian Jogja, di Kantor DPMPTSP DIY, Jumat (7/3 - 2025). Harian Jogja/Stefani Yulindriani
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DIY mencatat target investasi DIY dalam tiga tahun terakhir dapat tercapai. DPMPTSP DIY menilai capaian tersebut disebabkan sinergi baik dengan Pemda kabupaten kota di DIY.
"Ya Alhamdulillah dalam tiga tahun terkahir kita selalu melampaui target," kata Kepala DPMPTSP DIY, Agus Priono dalam audiensi bersama dengan Harian Jogja, di Kantor DPMPTSP DIY, Jumat (7/3/2025).
Advertisement
DPMPTSP DIY mencatat pada 2022 realisasi invetasi DIY mencapai Rp3,9 triliun, 2023 mencapai Rp5,7 triliun. Sementara pada 2024, realisasi investasi mencapai Rp4,16 triliun dari target Rp3,3 triliun.
"Sebagain besar [capaian investasi] terkait transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi. Kemudian baru sektor perhotelan dan restoran," katanya.
Agus mengaku target investasi di DIY dalam tiga tahun terkahir tercapai lantaran sinergi kabupaten dan kota di DIY untuk mencapai target tersebut.
BACA JUGA: Ini Besaran THR Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Sesuai PP 2024
"Ini [capaian investasi] adalah upaya bersama antara kami yang ada di provinsi dan semua unsur Pemda DIY termasuk kabupaten dan kota," katanya.
Dia mengaku jawatannya selalu menggelar evaluasi dan monitoring terkait capaian investasi setiap triwulan dengan Pemda kabupaten dan kota. Dari situ, pihaknya dapat mengetahui kendala capaian investasi dan mencari solusi bersama atas kendala tersebut. "Itu yang kami lakukan untuk mengontrol realisasi investasi per tiga bulan," katanya.
Agus juga mendorong para pengusaha setiap waktu melaporkan penanaman modal yang ada dalam usahanya. Karena, tanpa laporan dari pengusaha, menurutnya target investasi tidak akan tercapai.
"Kami terkadang datang ke perusahaan untuk meninjau dan bimbing untuk mengisi kegiatan modal," katanya.
Selain itu, pihaknya juga telah membuat beberapa kali forum pengisian kegiatan penanaman modal. Dari situ, beberapa pengusaha diberikan bimbingan untuk mengisi laporan penanaman modal.
Sementara menurut Agus, target investasi DIY tahun ini meningkat dari Rp3,3 triliun menjadi Rp4,6 triliun. Dia pun optimistis target tersebut dapat tercapai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
- Libur Lebaran Ramai, Kamar Hotel DIY Justru Banyak Kosong
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
Advertisement
Advertisement








